Pemukim Yahudi Selundupkan Kambing ke Kompleks Masjid Al Aqsa untuk Kurban Paskah

Selasa, 23 April 2024 - 17:29 WIB
loading...
Pemukim Yahudi Selundupkan...
Pemukim ekstremis Yahudi menyerbu kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem. Foto/wafa
A A A
YERUSALEM - Sejumlah pemukim Yahudi masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem pada Senin (22/4/2024) dengan perlindungan ketat dari polisi Israel.

Kantor berita resmi Palestina WAFA melaporkan, pada saat yang sama, tentara bersenjata lengkap meningkatkan keamanan dan memperketat pembatasan di gerbang menuju Kota Tua menjelang seruan ekstremis agar hewan dikorbankan di Masjid Al-Aqsa untuk merayakan Paskah Yahudi.

Sekitar 172 pemukim menyerbu Masjid Al-Aqsa dari Gerbang Mughariba dan melakukan ritual Talmud di sana, menurut WAFA.

Kelompok yang disebut Gerakan Kuil telah meminta pengikutnya melakukan serangan besar-besaran ke Masjid Al-Aqsa pada tengah malam sebelum Paskah Yahudi, pada tanggal 23 April, untuk mempersembahkan “kurban,” menurut laporan itu.



Seruan meningkat tahun ini karena kelompok-kelompok tersebut berhasil dalam beberapa tahun terakhir dalam melaksanakan banyak ritual keagamaan di kompleks Masjid Al-Aqsa seperti meniup terompet, mengeluarkan persembahan tanaman, dan melakukan doa, menurut Al Jazeera.

Pendukung kelompok ini percaya kurban dianggap sebagai puncak dari ritual pendirian “Gunung Kuil” di lokasi Masjid Al-Aqsa.

Imbalan Finansial


Tahun ini, kelompok “Kembali ke Bukit Bait Suci” menawarkan hadiah finansial hingga 50.000 shekel (lebih dari USD13.000) bagi mereka yang berhasil melakukan kurban di kompleks Masjid Al-Aqsa.

“Kami menyerukan kepada seluruh umat Israel untuk mengambil seekor kambing atau domba yang berumur sampai satu tahun dan membawa persembahannya ke Bukit Bait Suci dengan harapan kami dapat menyembelihnya dengan baik pada tahun ini,” ungkap seruan salah satu kelompok.

Publikasi lain dilaporkan mengatakan, ”Jangan lewatkan kurban Paskah. Bangsa Israel akan naik untuk mempersembahkan kurban di Bukit Bait Suci. Dilarang meninggalkan kurban Paskah.”



Polisi Israel telah menahan 13 pemukim karena mencoba menyelundupkan kambing ke kompleks Masjid Al-Asqa, menurut The Times of Israel.

“Para tersangka, semuanya berusia antara 13 dan 21 tahun, ditangkap bersama seekor kambing yang mereka miliki, termasuk seekor kambing yang disembunyikan di dalam kereta bayi dan satu lagi di dalam tas belanjaan,” papar surat kabar itu, mengutip pernyataan polisi.

“Kami mendesak masyarakat untuk tidak menyediakan platform bagi elemen ekstremis yang mendukung atau mencoba melanggar hukum dan ketertiban,” ungkap pernyataan polisi itu.

Permintaan Tahunan


Kelompok Returning to the Temple Mount “membuat permintaan setiap tahun untuk melaksanakan ritual tersebut, namun berulang kali ditolak pihak berwenang karena sebagian besar pejabat keamanan Israel percaya hal itu akan dilihat sebagai perubahan besar terhadap status quo situs keagamaan tersebut dan memicu reaksi keras dari seluruh wilayah,” menurut laporan itu.

Insiden serupa terjadi tahun lalu sebelum Paskah yang mengakibatkan bentrokan dengan jemaah Muslim di tempat suci tersebut.

Politisi Israel Yitzhak Pindrus, dalam wawancara di Knesset TV pekan lalu menyeru orang-orang Yahudi untuk melakukan kurban, dan “memakannya pada malam yang sama di Kota Tua.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
The Journey Of Pursuing...
The Journey Of Pursuing Love, Drama Pendek China V+Short Tentang Balas Dendam
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
Berita Terkini
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Infografis
Arab Saudi Gunakan AI...
Arab Saudi Gunakan AI untuk Cetak Penghafal Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved