Gao Yaojie, Dokter Pembangkang yang Ungkap Praktik Penjualan Darah di China
Senin, 08 April 2024 - 14:47 WIB
loading...
A
A
A
Perjuangan Dr Gao
Seperti dilaporkan Financial Times pada Desember 2023, wabah AIDS yang Dr Gao bantu ungkapkan (1996) tumbuh dari "ekonomi darah" di puluhan desa di Provinsi Henan, China.
Hal ini melibatkan para petani yang berupaya menambah pendapatan mereka dengan menjual darah, kadang-kadang dua kali sehari, di konter yang dikelola otoritas kesehatan setempat atau oleh "pengumpul darah" ilegal yang ingin mendapatkan keuntungan dari melonjaknya permintaan plasma.
Untuk menghemat biaya, darah yang dikumpulkan sering kali dikumpulkan di tempat pengumpulan pusat, dan dalam beberapa kasus, beberapa darah dicampurkan ke dalam mesin pemisah yang sama. Setelah plasmanya diambil, sisa darahnya kemudian ditransfusikan kembali ke pendonor agar bisa pulih dan mendonor lebih banyak. Ketika mesin sentrifugal, jarum suntik, dan jarum suntik terkontaminasi HIV, penyakit ini menyebar dengan cepat ke penduduk setempat.
Dr Gao Yaojie lahir pada 19 Desember 1927 di timur Provinsi Shandong. Dia dibesarkan selama invasi Jepang ke China dan perang saudara yang membawa komunisme berkuasa di bawah Mao Zedong.
The New York Times melaporkan bahwa Dr Gao mengalami penahanan dan pemukulan selama Revolusi Kebudayaan Mao.
Ketika tuduhannya menutup-nutupi epidemi AIDS menyebabkan dia ditahan di rumah dan mendapat tekanan dari polisi dan pejabat pemerintah, dia mengatakan bahwa dia telah mengalami hal yang jauh lebih buruk. Selanjutnya, liputan media asing mengenai karya Dr Gao hanya memberikan alasan lebih lanjut bagi pejabat China untuk terus mengawasinya.
Setelah tur bukunya ke Hong Kong pada 2008, para pejabat China bahkan memisahkan Dr Gao dari anggota keluarganya. Beberapa bulan kemudian, Dr Gao melarikan diri ke AS hanya dengan membawa alat pengukur tekanan darah dan floppy disk yang berisi rincian serta foto pasien.
Dr Gao adalah pembangkang tertua yang pernah melarikan diri dari China di usia 81 tahun. Setelah berada di pengasingan di AS, Dr Gao terus berupaya mendidik masyarakat tentang AIDS.
Di saat asal muasal pandemi Covid-19 belum terpecahkan sepenuhnya, kerahasiaan yang diterapkan China berdampak pada seluruh dunia. Di seluruh dunia, lebih dari 7 juta orang telah meninggal akibat "virus misterius” yang pertama kali muncul di Wuhan pada akhir tahun 2019, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Jelas sekali, China tidak mengambil pelajaran dari AIDS. Pembelajaran ini hanya bisa dipetik dari suara Dr Gao dan Dr Li.
(mas)
Lihat Juga :