Militer Iran Ubah Pendekatan Terhadap UAE Pasca Berdamai dengan Israel
Senin, 17 Agustus 2020 - 09:43 WIB
loading...
Militer Iran menganggap kesepakatan Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel untuk membangun hubungan diplomatik tidak menguntungkan. Foto/REUTERS
A
A
A
TEHERAN - Militer Iran menganggap kesepakatan Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel untuk membangun hubungan diplomatik tidak menguntungkan. Oleh karena itu, militer Iran menyebut pendekatan mereka Abu Dhabi akan bergeser, mengingat keadaan baru.
"Tentu saja, pendekatan Iran ke UEA akan berubah secara fundamental dan Angkatan Bersenjata akan melihat negara ini dengan perhitungan yang berbeda," ucap kepala Staf Angkatan Bersenjata Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Bagheri.
( Baca juga: UEA Tak Terima Diancam Iran karena Normalkan Hubungan dengan Israel )
"Dan, jika sesuatu terjadi di kawasan Teluk Persia dan keamanan nasional kami rusak, betapapun kecilnya, kami akan meminta pertanggungjawaban UEA dan tidak akan mentolerirnya," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (17/8/2020).
Bagheri menekankan bahwa belum terlambat bagi UEA untuk mempertimbangkan kembali keputusannya dan untuk menghindari menempuh jalur yang merugikan keamanan kawasan, dan dirinya sendiri.
"Tentu saja, pendekatan Iran ke UEA akan berubah secara fundamental dan Angkatan Bersenjata akan melihat negara ini dengan perhitungan yang berbeda," ucap kepala Staf Angkatan Bersenjata Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Bagheri.
( Baca juga: UEA Tak Terima Diancam Iran karena Normalkan Hubungan dengan Israel )
"Dan, jika sesuatu terjadi di kawasan Teluk Persia dan keamanan nasional kami rusak, betapapun kecilnya, kami akan meminta pertanggungjawaban UEA dan tidak akan mentolerirnya," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (17/8/2020).
Bagheri menekankan bahwa belum terlambat bagi UEA untuk mempertimbangkan kembali keputusannya dan untuk menghindari menempuh jalur yang merugikan keamanan kawasan, dan dirinya sendiri.
Lihat Juga :