7 Isu Panas Pemilu Korea Selatan, dari Kenaikan Harga Daun Bawang hingga Serangan Seksis ke Politisi Perempuan

Sabtu, 06 April 2024 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Yoon awalnya menikmati peningkatan peringkat persetujuan atas rencana perekrutannya, tetapi sekarang menghadapi tuntutan yang semakin besar untuk berkompromi karena pemogokan dokter telah menyebabkan banyak pembatalan operasi di rumah sakit dan ketidaknyamanan lainnya bagi pasien.

“Kami benar-benar perlu meningkatkan kuota sekolah kedokteran. Namun pemerintah mendorong kenaikan tersebut dengan cara yang terlalu tinggi dan tiba-tiba sehingga mengejutkan semua orang,” kata Lee Chul-seung, seorang warga liberal Seoul berusia pertengahan 50-an.

7. Saling Serang dan Retorika yang Pedas

7 Isu Panas Pemilu Korea Selatan, dari Kenaikan Harga Daun Bawang hingga Serangan Seksis ke Politisi Perempuan

Foto/AP

Dipicu oleh penghinaan terhadap pihak lain, partai-partai yang bersaing saling melontarkan kata-kata yang sangat ofensif dan kasar terhadap satu sama lain.

Ketika Lee Jae-myung, ketua Partai Demokrat, mengkritik kandidat senior partai berkuasa Na Kyung-won atas dugaan pandangannya yang pro-Jepang, dia memanggilnya “nabe,” kombinasi dari nama Na dan mendiang Perdana Menteri Jepang Shinzo. Abe.

Pemimpin partai berkuasa Han Dong-hoon dengan cepat menyebut komentar Lee sebagai “kebencian terhadap wanita yang ekstrim.” Nabe dalam bahasa Jepang berarti pot, yang terjemahan bahasa Koreanya adalah “naembi” yang dapat digunakan sebagai istilah slang yang merendahkan untuk menyebut wanita yang memiliki banyak pasangan seks. Bulan lalu, para pendukung kandidat saingan Na yang liberal dilaporkan menyebarkan poster di media sosial dengan pesan yang mengatakan “naembi terasa paling enak jika diinjak-injak.”

Han menyebut komentar Lee di masa lalu sebagai “sampah,” yang memicu teguran dari juru bicara partai Lee yang menggambarkan “mulut Han” “sebagai” tempat sampah.”

Yang juga ikut bergolak dalam pemilu Korea Selatan adalah mantan menteri kehakiman liberal Cho Kuk, yang partai kecilnya yang baru dibentuk diperkirakan akan mencapai survei untuk memenangkan 10-15 kursi. Cho pernah menjadi bintang politik yang sedang naik daun pada masa pemerintahan pendahulu Yoon yang liberal, Moon Jae-in, hingga ia menghadapi serangkaian skandal yang merusak citra reformisnya dan memecah belah bangsa secara drastis.

Han menyebut Cho sebagai “penjahat kecil yang tidak tahu malu.” Cho mengatakan Han, Yoon dan istri Yoon serta ibu negara Kim Keon Hee “mewakili orang-orang dari kelompok kriminal.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Masalah Dunia Saat Ini,...
Masalah Dunia Saat Ini, dari Utang hingga Ancaman Kenaikan Harga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved