7 Fakta Pembantaian yang Dilakukan Tentara Zionis kepada Warga Gaza yang Mengantre Makanan

Sabtu, 02 Maret 2024 - 21:21 WIB
loading...
A A A
“Terlalu banyak warga Palestina yang tidak bersalah terbunuh dalam konflik ini, tidak hanya hari ini, tapi selama hampir lima bulan terakhir,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller pada konferensi pers.

“Kami telah menghubungi Pemerintah Israel sejak pagi tadi dan memahami bahwa penyelidikan sedang dilakukan. Kami akan memantau penyelidikan itu dengan cermat dan mendesak untuk mendapatkan jawabannya,” tambah Miller.

Kementerian Luar Negeri Yordania juga mengutuk serangan itu.

“Kami mengutuk tindakan brutal pasukan pendudukan Israel yang menargetkan berkumpulnya warga Palestina yang sedang menunggu bantuan di bundaran Nabulsi dekat Jalan Al-Rashid di Gaza,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Arab Saudi meminta masyarakat internasional “untuk mengambil sikap tegas dengan mewajibkan Israel menghormati hukum kemanusiaan internasional”.

Presiden Kolombia Gustavo Petro mengatakan pemerintahnya menangguhkan pembelian senjata dari Israel.

“Saat meminta makanan, lebih dari 100 warga Palestina dibunuh oleh Netanyahu,” kata Petro. “Ini disebut genosida dan mengingatkan kita pada Holocaust meskipun negara-negara besar tidak mau mengakuinya. Dunia harus memblokir Netanyahu. Kolombia menangguhkan semua pembelian senjata dari Israel,” katanya di X.

Di Prancis, Presiden Emmanuel Macron juga menyatakan “kecaman paling keras”.

7. Insiden Pembantaian Terburuk dalam Perang Gaza

7 Fakta Pembantaian yang Dilakukan Tentara Zionis kepada Warga Gaza yang Mengantre Makanan

Foto/Reuters

Pembunuhan pada hari Kamis adalah salah satu insiden paling mematikan dalam perang Israel di Gaza.

Hal ini juga terjadi di tengah berlangsungnya perundingan antara Israel dan Hamas yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan untuk menghentikan pertempuran dan mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.

Setelah penembakan tersebut, Hamas mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan bahwa mereka akan berhenti mengambil bagian dalam negosiasi.

Pada hari Senin, Presiden AS Joe Biden merasa optimis dan mengatakan dia berharap akan ada gencatan senjata pada “Senin depan”.

Namun, Israel dan Hamas kemudian meremehkan prospek terobosan awal dalam perundingan mereka, dan Biden kemudian mengakui bahwa gencatan senjata mungkin memerlukan waktu.

Menurut Gedung Putih, Biden baru-baru ini melakukan kontak dengan para pemimpin Qatar dan Mesir dalam upaya melanjutkan negosiasi.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Israel Mulai Deportasi...
Israel Mulai Deportasi Para Aktivis Armada Gaza yang Ditahan
Drone Hizbullah Melumpuhkan...
Drone Hizbullah Melumpuhkan 80 Persen Serangan Israel di Lebanon Selatan
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Ngeri! Iran Tutup Bab...
Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel
Rekomendasi
Timnas Spanyol Harus...
Timnas Spanyol Harus Lihat! Botol Minum Pickford Bikin Messi dan Pemain Argentina Geleng-geleng Kepala
IUCN Lihat Menhut Paham...
IUCN Lihat Menhut Paham Akar Masalah Konservasi Gajah
Ledakan di Gudang Amunisi...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Korban Dilarikan ke RSUD Caruban
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Infografis
12 Negara yang Menolak...
12 Negara yang Menolak Ide Relokasi Warga Gaza oleh Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved