Uni Eropa Akan Gunakan Aset Rusia yang Dibekukan untuk Militer Ukraina, Akankah Efektif?

Rabu, 28 Februari 2024 - 19:19 WIB
loading...
Uni Eropa Akan Gunakan...
Aset Rusia yang dibekukan akan digunakan untuk membantu tentara Rusia. Foto/Reuters
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa harus mempertimbangkan penggunaan keuntungan dari aset Rusia yang dibekukan untuk membeli pasokan militer bagi Ukraina. Demikian diungkapkan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada Rabu (28/2/2024).

“Sudah saatnya memulai perbincangan mengenai penggunaan keuntungan tak terduga dari aset-aset Rusia yang dibekukan untuk bersama-sama membeli peralatan militer bagi Ukraina,” katanya kepada Parlemen Eropa, dilansir Reuters. Dia mendesak Uni Eropa untuk berbuat lebih banyak dalam kebijakan pertahanan.

“Tidak ada simbol yang lebih kuat dan tidak ada kegunaan yang lebih besar dari uang tersebut selain membuat Ukraina dan seluruh Eropa menjadi tempat yang lebih aman untuk ditinggali," imbuhnya.

Von der Leyen mengatakan ancaman perang terhadap UE mungkin tidak akan terjadi, namun bukan tidak mungkin.

“Risiko perang tidak boleh dibesar-besarkan, namun harus dipersiapkan dan hal itu dimulai dengan kebutuhan mendesak untuk membangun kembali, mengisi kembali, memodernisasi angkatan bersenjata negara-negara anggota,” kata Von der Leyen.

Dalam pidatonya, von der Leyen meninjau Strategi Pertahanan Industri Eropa baru yang akan dipresentasikan oleh komisinya dalam beberapa minggu mendatang, dengan mengatakan bahwa salah satu tujuan utamanya adalah memprioritaskan pengadaan bersama.

Baca Juga: Agen Intelijen Ukraina Coba Beli Suku Cadang Rudal Rahasia, Ketahuan dan Ditangkap Otoritas Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Jerman akan Gelar Latihan...
Jerman akan Gelar Latihan Militer untuk Hadapi Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved