FBI: Tersangka Serangan New Orleans Shamsud-Din Jabbar 100% Terinspirasi ISIS

Jum'at, 03 Januari 2025 - 11:24 WIB
loading...
FBI: Tersangka Serangan...
FBI Amerika Serikat menyatakan tersangka serangan mobil yang tewaskan 14 orang di New Orleans, Shamsud-Din Jabbar 100 persen terinspirasi ISIS. Foto/Screengrab video India Today
A A A
WASHINGTON - Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) mengatakan Shamsud-Din Jabbar, veteran tentara Angkatan Darat yang menabrakkan truk pikap ke kerumunan orang saat merayakan Tahun Baru di New Orleans bertindak sendiri.

Serangan di Bourbon Street distrik French Quarter yang terkenal itu menewaskan 14 orang—yang sebelumnya dilaporkan pihak berwenang 15 orang. Sedangkan Shamsud-Din Jabbar, yang dinyatakan sebagai tersangka, telah tewas ditembak mati polisi.

Pernyataan FBI yang disampaikan pada hari Kamis merevisi pernyataan sehari sebelumnya bahwa tersangka kemungkinan bekerja sama dengan orang lain dalam serangan tersebut.

FBI juga mengungkapkan bahwa tersangka, seorang warga negara AS asal Texas, mengunggah lima video di akun Facebook-nya beberapa jam sebelum serangan di mana dia menyatakan dukungannya terhadap kelompok Islamic State (IS) yang sebelumnya bernama Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Baca Juga: Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS, Namanya Shamsud-Din Jabbar

"Ini adalah tindakan terorisme. Itu direncanakan sebelumnya dan merupakan tindakan jahat," kata Christopher Raia, wakil asisten direktur divisi kontraterorisme FBI, yang dilansir AP, Jumat (3/1/2025).

"Jabbar 100% terinspirasi oleh Islamic State," paparnya.

Itu adalah serangan paling mematikan yang terinspirasi ISIS di tanah AS selama bertahun-tahun, mengungkap apa yang telah diperingatkan oleh pejabat federal sebagai ancaman terorisme internasional yang bangkit kembali.

Itu juga terjadi saat FBI dan lembaga lain bersiap menghadapi pergolakan kepemimpinan yang dramatis—dan kemungkinan perubahan kebijakan—setelah pemerintahan Presiden terpilih Donald Trump menjabat.

Raia menekankan bahwa tidak ada indikasi hubungan antara serangan New Orleans dan ledakan Tesla Cybertruck yang diisi dengan bahan peledak pada hari Rabu di luar Trump International Hotel di Las Vegas.

Orang di dalam Tesla Cybertruck itu, seorang personel Baret Hijau Angkatan Darat AS yang disegani, menembak kepalanya sendiri sebelum ledakan terjadi, kata pihak berwenang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
18 Gol, 6 Piala Dunia:...
18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Berita Terkini
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Infografis
5 Makanan Indonesia...
5 Makanan Indonesia Masuk 100 Hidangan Terbaik Dunia 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved