Ibarat Bernyawa 7, Wanita Ini Hampir Meninggal Berkali-kali
Jum'at, 03 Januari 2025 - 13:22 WIB
loading...
Shona Hirons, wanita asal Inggris, hampir meninggal pada tujuh kesempatan terpisah. Foto/Jam Press via The Mirror
A
A
A
LONDON - Seorang wanita asal Inggris bercerita bahwa dirinya hampir meninggal pada tujuh kesempatan terpisah.
Ibarat bernyawa tujuh, Shona Hirons, yang tinggal di Portishead, Somerset, telah berbagi apa yang telah dipelajarinya dari pengalaman tidak biasa tersebut.
Shona baru saja menginjak usia 50 tahun tetapi telah menderita stroke ringan, lubang di jantung, kecelakaan sepeda yang hampir fatal, kanker, covid-19, pneumonia, dan meningitis bakteri.
Baca Juga: Melawan Kodrat, Wanita Ini Klaim Nikahi 2 Pria dan Tinggal Serumah
Cobaan berkali-kali itu telah memberinya pelajaran untuk tetap optimistis dalam menjalani hidup. Tapi, dia juga merasa semua yang dia alami adalah peringatan keras dari Tuhan.
"Menurut saya, peristiwa ini adalah hal terbaik yang pernah terjadi pada saya. Saya mendapat peringatan keras," kata Shona.
“Saya bertanya pada diri sendiri: ‘Jika hari ini adalah hari terakhir hidup saya, apakah saya akan bahagia dengan apa yang telah saya capai?’ dan jawabannya adalah sama sekali tidak. Peristiwa itu membuat saya merenung dan menyadari bahwa saya telah diberi kesempatan lain dalam hidup," paparnya.
Ibarat bernyawa tujuh, Shona Hirons, yang tinggal di Portishead, Somerset, telah berbagi apa yang telah dipelajarinya dari pengalaman tidak biasa tersebut.
Shona baru saja menginjak usia 50 tahun tetapi telah menderita stroke ringan, lubang di jantung, kecelakaan sepeda yang hampir fatal, kanker, covid-19, pneumonia, dan meningitis bakteri.
Baca Juga: Melawan Kodrat, Wanita Ini Klaim Nikahi 2 Pria dan Tinggal Serumah
Cobaan berkali-kali itu telah memberinya pelajaran untuk tetap optimistis dalam menjalani hidup. Tapi, dia juga merasa semua yang dia alami adalah peringatan keras dari Tuhan.
"Menurut saya, peristiwa ini adalah hal terbaik yang pernah terjadi pada saya. Saya mendapat peringatan keras," kata Shona.
“Saya bertanya pada diri sendiri: ‘Jika hari ini adalah hari terakhir hidup saya, apakah saya akan bahagia dengan apa yang telah saya capai?’ dan jawabannya adalah sama sekali tidak. Peristiwa itu membuat saya merenung dan menyadari bahwa saya telah diberi kesempatan lain dalam hidup," paparnya.
Lihat Juga :