Pakar Prediksi Sepak Terjang Prabowo di Kancah Internasional setelah Jabat Presiden
Sabtu, 17 Februari 2024 - 11:32 WIB
loading...
Calon Presiden RI Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto/AP
A
A
A
CANBERRA - Prabowo Subianto dinyatakan unggul pada Pemilu 2024 berdasarkan hasil hitung cepat. Para pakar pun memprediksi sepak terjang Prabowo di kancah internasional setelah menjabat presiden.
Mengenai kebijakan luar negeri, peneliti di Departemen Perubahan Politik dan Sosial, Universitas Nasional Australia Sana Jaffrey mengatakan tidak akan ada banyak perubahan dalam kebijakan luar negeri Indonesia.
“Prabowo Subianto kemungkinan akan melanjutkan upaya Joko Widodo untuk mempertahankan hubungan dengan Beijing dan Washington, sambil menolak keberpihakan pada keduanya,” ujar Jaffrey, dilansir AP.
Tindakan penyeimbangan yang rumit ini telah membuka jalan bagi perdagangan dan investasi China yang besar bagi Indonesia, termasuk pembangunan kereta api berkecepatan tinggi senilai USD7,3 miliar yang sebagian besar didanai China.
Adapun di sisi lain, Indonesia terus meningkatkan hubungan pertahanan dan mengintensifkan latihan militer dengan Amerika Serikat (AS) selama kepemimpinan Prabowo sebagai menteri pertahanan.
Amerika Serikat dan Australia melarang masuk Subianto selama bertahun-tahun karena catatan hak asasi manusianya, namun pada tahun 2020 dia melakukan perjalanan sebagai menteri pertahanan Presiden Joko Widodo ke AS untuk bertemu mitranya dari Amerika, Mark Esper.
Mengenai kebijakan luar negeri, peneliti di Departemen Perubahan Politik dan Sosial, Universitas Nasional Australia Sana Jaffrey mengatakan tidak akan ada banyak perubahan dalam kebijakan luar negeri Indonesia.
“Prabowo Subianto kemungkinan akan melanjutkan upaya Joko Widodo untuk mempertahankan hubungan dengan Beijing dan Washington, sambil menolak keberpihakan pada keduanya,” ujar Jaffrey, dilansir AP.
Tindakan penyeimbangan yang rumit ini telah membuka jalan bagi perdagangan dan investasi China yang besar bagi Indonesia, termasuk pembangunan kereta api berkecepatan tinggi senilai USD7,3 miliar yang sebagian besar didanai China.
Adapun di sisi lain, Indonesia terus meningkatkan hubungan pertahanan dan mengintensifkan latihan militer dengan Amerika Serikat (AS) selama kepemimpinan Prabowo sebagai menteri pertahanan.
Amerika Serikat dan Australia melarang masuk Subianto selama bertahun-tahun karena catatan hak asasi manusianya, namun pada tahun 2020 dia melakukan perjalanan sebagai menteri pertahanan Presiden Joko Widodo ke AS untuk bertemu mitranya dari Amerika, Mark Esper.
Lihat Juga :