Tentara Israel Kepung Rafah, Siapkan Serangan Besar untuk Membangun Koridor Morag
Minggu, 13 April 2025 - 08:25 WIB
loading...
Tentara Israel mengepung Rafah. Foto/X/@IDFBabes
A
A
A
GAZA - Militer Israel mengatakan telah menyelesaikan pembangunan apa yang disebutnya Koridor Morag, yang memutus kota Rafah dari wilayah Gaza lainnya, saat memperluas serangannya ke bagian selatan Jalur tersebut.
Juru bicara bahasa Arab tentara Israel pada hari Sabtu mengeluarkan perintah pemindahan paksa baru untuk beberapa lingkungan di Khan Younis, memperingatkan akan adanya serangan yang akan segera terjadi "dengan kekuatan besar" sebagai tanggapan atas dugaan roket Hamas yang ditembakkan ke Israel dari wilayah ini.
Melansir Al Jazeera, penduduk di Qizan an-Najjar, Qizan Abu Rashwan, al-Salam, al-Manara, al-Qurain, Maen, al-Batn al-Sameen, Jurt al-Lot, al-Fakhari dan lingkungan selatan Bani Suheila diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka dan menuju al-Mawasi, di pantai laut Gaza.
Pengumuman tersebut muncul di tengah rentetan serangan pesawat nirawak dan penembakan artileri di Khan Younis yang menewaskan sedikitnya dua orang.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan Koridor Morag secara efektif mengubah Rafah menjadi "zona keamanan Israel" dan menambahkan bahwa Koridor Netzarim, yang membagi Jalur Gaza menjadi dua, juga akan diperluas.
"Jalur yang disengaja" akan diberikan bagi warga Palestina yang ingin melarikan diri dari Gaza, kata Katz dalam sebuah pernyataan, menyebutkan lagi rencana Presiden AS Trump untuk mengusir warga Palestina dari Gaza.
Juru bicara bahasa Arab tentara Israel pada hari Sabtu mengeluarkan perintah pemindahan paksa baru untuk beberapa lingkungan di Khan Younis, memperingatkan akan adanya serangan yang akan segera terjadi "dengan kekuatan besar" sebagai tanggapan atas dugaan roket Hamas yang ditembakkan ke Israel dari wilayah ini.
Melansir Al Jazeera, penduduk di Qizan an-Najjar, Qizan Abu Rashwan, al-Salam, al-Manara, al-Qurain, Maen, al-Batn al-Sameen, Jurt al-Lot, al-Fakhari dan lingkungan selatan Bani Suheila diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka dan menuju al-Mawasi, di pantai laut Gaza.
Pengumuman tersebut muncul di tengah rentetan serangan pesawat nirawak dan penembakan artileri di Khan Younis yang menewaskan sedikitnya dua orang.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan Koridor Morag secara efektif mengubah Rafah menjadi "zona keamanan Israel" dan menambahkan bahwa Koridor Netzarim, yang membagi Jalur Gaza menjadi dua, juga akan diperluas.
"Jalur yang disengaja" akan diberikan bagi warga Palestina yang ingin melarikan diri dari Gaza, kata Katz dalam sebuah pernyataan, menyebutkan lagi rencana Presiden AS Trump untuk mengusir warga Palestina dari Gaza.
Lihat Juga :