Polisi Ini Malah Berhubungan Seks dengan Wanita yang Menelepon Minta Bantuan Darurat

Sabtu, 03 Februari 2024 - 14:27 WIB
loading...
Polisi Ini Malah Berhubungan...
Jordan Masterson, petugas polisi Inggris yang diadili karena berhubungan seks dengan wanita yang minta bantuan darurat. Foto/Steve Allen
A A A
LONDON - Seorang petugas polisi di Inggris diadili dalam sidang pengadilan karena menyalahgunakan posisinya untuk tujuan seksual.

Jordan Masterson, petugas polisi Cheshire Constabulary, merespons panggilan telepon darurat 911 dari seorang wanita yang mengalami masalah rumah tangga.

Masterson yang berseragam dinas datang ke rumah wanita tersebut bukan untuk menolong masalahnya, tapi malah berhubungan intim dengannya.

Dalam sidang pada 1 Februari 2024, Masterson dinyatakan bersalah. Petugas polisi berusia 27 tahun--yang kini telah mengundurkan diri—tersebut, akan dijatuhi hukuman di Pengadilan Chester Crown pada Rabu, 20 Maret 2024.

Baca Juga: Paus Fransiskus: Kenikmatan Seksual Adalah Anugerah Tuhan

Kasus Masterson bermula pada Selasa, 28 Desember 2021, setelah kantor polisi Cheshire Constabulary mendapat laporan bahwa Masterson berhubungan seks dengan seorang wanita saat merespons insiden di Widnes.

Masterson ditangkap beberapa jam setelah laporan tersebut dan insiden tersebut dirujuk ke Kantor Independen Perilaku Polisi (IOPC), yang mengambil alih penyelidikan. Dia kemudian didakwa melakukan pelanggaran dalam jabatan publik.

Setelah penangkapannya, Masterson segera diskors dari tugasnya dan kemudian mengundurkan diri dari kepolisian.

"Saya menyambut baik hasil dari kasus ini dan berharap putusan yang diambil hari ini akan memberikan kepastian kepada wanita dalam kasus ini dan masyarakat luas," kata Wakil Kepala Polisi Chris Armitt.

“Segera setelah kami mengetahui tuduhan tersebut, kami bertindak cepat untuk menangkap Masterson dan dia segera diskors dari tugasnya," ujarnya.

“Selama penyelidikan, menjadi jelas bahwa Masterson telah mengambil keuntungan dari korban kejahatan yang rentan."

“Tidak hanya itu, dia juga dengan sengaja mematikan kamera tubuhnya dan menghancurkan barang bukti untuk menyembunyikan pelanggarannya," imbuh Armitt.

Masterson mengundurkan diri dari kepolisian pada Juni 2022—sebelum sidang pelanggaran yang dipercepat.

Dalam persidangan, Masterson diketahui telah melakukan pelanggaran berat dan akan dipecat jika dia tidak mengundurkan diri. Dia telah ditambahkan ke Daftar Larangan Sekolah Tinggi Kepolisian.

"Meskipun saya memahami kekhawatiran yang mungkin ditimbulkan oleh kasus ini, sebagian besar petugas kami adalah individu yang profesional dan berdedikasi yang bertindak dengan integritas dan bekerja keras untuk menjaga keamanan Cheshire," papar Armitt.

“Kami secara aktif menegakkan standar integritas dan profesionalisme tertinggi, dan saya ingin meyakinkan siapa pun yang meminta bantuan kepada kami, atau yang membutuhkan bantuan kami, dapat sepenuhnya yakin bahwa mereka akan diperlakukan dengan sopan, hormat dan profesionalisme yang layak mereka dapatkan," imbuh dia, seperti dikutip dari Police Professional, Sabtu (3/2/2024).

IOPC memulai penyelidikan kriminal pada 4 Januari 2022, menyusul rujukan dari Kantor Polisi Cheshire Constabulary pada Desember 2021.

“Kami menyelesaikan penyelidikan kami pada April 2022 dan menyerahkan berkas bukti ke Crown Prosecution Service (CPS). Masterson didakwa pada Desember 2022 dan mengaku tidak bersalah,” katanya.

Investigasi menemukan bahwa pada 28 Desember 2021, Masterson dikirim ke alamat seorang wanita rentan untuk menangani masalah rumah tangga yang sedang berlangsung. Saat berada di alamat tersebut, Masterson menonaktifkan kamera video yang dikenakan di tubuhnya pada pukul 00.44 dan melakukan hubungan seks dengan wanita tersebut.

Pergerakan berikutnya yang diketahui terjadi pada pukul 01.12 ketika telematika kendaraan menunjukkan bahwa dia membuka kunci dan memasuki kendaraan polisinya.

Tak lama setelah dia meninggalkan alamat wanita tersebut, si wanita menelepon lagi ke Kantor Polisi Cheshire Constabulary, yang ditanggapi Masterson, dan dia mencegah ketika petugas lainnya ingin merespons.

Wanita itu melaporkan bahwa Masterson berbicara dengannya sekembalinya dan Masterson menyuruhnya untuk tidak memberi tahu siapa pun apa yang terjadi di rumah itu.

Direktur Regional IOPC Catherine Bates berkata: “Perilaku tercela mantan Masterson sama sekali tidak mendapat tempat dalam kepolisian, dan dia kini dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved