AS Akui Tak Berdaya Hadapi Rudal Hipersonik Rusia dan Drone Iran

Jum'at, 10 Mei 2024 - 19:30 WIB
loading...
AS Akui Tak Berdaya...
Rudal pencegat berbasis darat dimasukkan ke dalam silo rudal. Foto/us army
A A A
WASHINGTON - Krisis di Ukraina dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menunjukkan anggaran pertahanan Amerika Serikat (AS) sebesar USD886 miliar belum mencerminkan kemampuan nyata di lapangan.

Kini, percakapan verbal yang eksplosif di Capitol Hill telah mengungkapkan langit Amerika Utara tidak hanya tidak berdaya melawan rudal Rusia, tetapi bahkan Iran.

Pengarahan yang membosankan dan dirumuskan oleh pejabat senior Pentagon kepada anggota parlemen dari Subkomite Angkatan Bersenjata Senat untuk Pasukan Strategis menjadi tidak efektif pada hari Rabu setelah Ketua subkomite Angus King angkat bicara dan memaksa pejabat Departemen Pertahanan mengungkapkan Amerika Utara tidak berdaya melawan musuh-musuh setelah menghabiskan waktu bertahun-tahun melakukan agitasi di seluruh dunia.

“Sebenarnya kita tidak punya pertahanan terhadap rudal hipersonik, ya atau tidak? Tuan Hill, apakah ada pertahanan pada rudal hipersonik? Anda adalah komandan kapal induk di Greenland Gap. Jika kita memiliki rudal hipersonik yang diluncurkan dari Murmansk dengan kecepatan 6.000 mil per jam, apa yang Anda lakukan?” tanya King pada Wakil Menteri Pertahanan untuk Pertahanan Luar Angkasa dan Rudal AS John Hill.

“Kita mempunyai beberapa sistem yang harus dipertahankan pada tahap akhir tetapi kita membutuhkan lebih banyak, Anda benar, Senator King… bahwa pertahanan hipersonik kita tidak memadai dan kita memang membutuhkan (lebih banyak). SM-6 berada dalam jangkauan (kemampuan) terminal Angkatan Laut, Patriot. Saya akan membiarkan Jenderal Gainey berbicara secara spesifik mengenai hal itu. Itu adalah contoh namun tidak ada argumen, kita perlu fokus pada pertahanan hipersonik,” jawab Hill.

Baca juga: Israel Ancam Gunakan 'Rudal Bodoh' di Gaza setelah AS Setop Transfer Senjata Presisi

“Jadi mengapa kita membicarakan tahun 2029 dan bahkan memperluasnya? Ini semacam hal tahun depan. Saya tidak mengerti anggaran Anda,” balas King, merujuk pada kurangnya fokus pada kemampuan anti-hipersonik dalam rencana belanja pertahanan AS saat ini.

“Apa yang kami hadapi dalam bidang anggaran tahun ini, adalah tahun yang sulit, terutama dengan batasan Undang-Undang Tanggung Jawab Fiskal yang harus kami tangani. Ada tagihan-tagihan yang harus kami bayar untuk pegawai, gaji, layanan kesehatan, dan biaya inflasi. Ketika Anda sampai pada titik di mana Anda mengambil keputusan di mana Anda benar-benar dapat mengontrol pilihan Anda,” ujar Hill.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved