Dituduh Coba Ubah Konstitusi, Presiden Marcos Jr Terancam Digulingkan

Selasa, 30 Januari 2024 - 08:49 WIB
loading...
A A A
Dalam pidatonya, Duterte memperingatkan Marcos Jr agar tidak melakukan amandeman apa pun terhadap konstitusi, dan mengancam bahwa presiden bisa digulingkan seperti ayahnya.

Ayah Marcos Jr, mendiang diktator Ferdinand Marcos Sr, memerintah Filipina selama lebih dari dua dekade hingga dia digulingkan oleh Revolusi Kekuatan Rakyat atau People Power Revolution yang damai pada bulan Februari 1986. Keluarga Marcos terpaksa meninggalkan negara itu, dan mencari pengasingan di Hawaii.

Konstitusi tahun 1987, yang mulai berlaku setahun setelah Marcos Sr digulingkan, menyatakan bahwa presiden hanya dapat menjabat satu kali masa jabatan enam tahun, sebagai perlindungan terhadap kediktatoran.

Marcos Jr mendukung perubahan konstitusi untuk memungkinkan promosi investasi asing. Namun, Duterte mengeklaim sekutu presiden menyuap pejabat lokal untuk menghapus aturan batasan masa jabatan.

Namun Duterte tidak memberikan bukti apa pun untuk mendukung klaimnya.

Duterte juga berulang kali menuduh Marcos Jr, yang dikenal sebagai Bongbong, menggunakan narkoba, dengan mengatakan: “Bongbong Marcos sedang mabuk saat itu. Sekarang dia presiden, dia masih mabuk. Kita punya presiden yang kecanduan narkoba! Bajingan itu!” katanya, yang dilansir situs berita Rappler.

Duterte mengatakan nama Marcos Jr masuk dalam daftar yang dibuat oleh badan penegakan narkoba Filipina. Namun agensi telah membantah klaim Duterte.

Duterte, yang dilarang oleh konstitusi untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua pada tahun 2022, selalu memiliki hubungan yang tidak nyaman dengan Marcos Jr, dan sebelumnya menyebutnya sebagai anak manja dan pemimpin yang lemah.

Dia tidak mendukungnya pada pemilu lalu, dan secara terbuka mengungkapkan rasa frustrasinya karena putrinya tidak mencalonkan diri untuk jabatan puncak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Pemakzulan Sara Duterte...
Pemakzulan Sara Duterte dan Wacana Pemakzulan Gibran
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Diteror Beruang, Kota...
Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh
Rekomendasi
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Hakim Perintahkan Barang...
Hakim Perintahkan Barang Bukti Tumbler hingga Video CCTV Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
Berita Terkini
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved