Dituduh Coba Ubah Konstitusi, Presiden Marcos Jr Terancam Digulingkan

Selasa, 30 Januari 2024 - 08:49 WIB
loading...
Dituduh Coba Ubah Konstitusi,...
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr diancam akan digulingkan oleh mantan presiden Rodrigo Duterte atas tuduhan ingin ubah konstitusi demi langgengkan kekuasaan. Foto/REUTERS
A A A
MANILA - Mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam akan menggulingkan penggantinya, Presiden Ferdinand Marcos Jr. Ancaman ini muncul setelah presiden dan sekutunya dituduh mencoba mengubah konstitusi agar dapat melanggengkan kekuasaan.

Ancaman Duterte, yang disampaikan dalam pidatonya pada hari Minggu, telah menandai rusaknya hubungan antara dua keluarga politik yang kuat di Filipina.

Perseteruan politik yang memanas itu mengikuti spekulasi lama tentang permusuhan antarkeluarga.

Baca Juga: Putra Diktator Marcos Dilantik sebagai Presiden Filipina, Puji Rezim Ayahnya

Putri Duterte, Sara Duterte, mencalonkan diri bersama Marcos Jr pada pemilu 2022, menang telak, dan sekarang menjadi wakil presidennya. Namun, keretakan muncul dalam aliansi mereka.

Marcos Jr telah membalas ancaman Duterte dengan menyebut pendahulunya itu sebagai pecandu narkoba.

"Saya pikir itu karena fentanil,” ketika ditanya tentang pernyataan Duterte.

Menurut Marcos Jr, narkoba tersebut—yang Duterte akui di masa lalu digunakan untuk menghilangkan rasa sakit setelah kecelakaan sepeda motor—telah mengganggu penilaiannya.

"Dia telah mengonsumsi narkoba tersebut dalam waktu yang sangat lama. Setelah lima, enam tahun, narkoba tersebut akan berdampak padanya," ujarnya, seperti dikutip The Guardian, Selasa (30/1/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved