4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Senin, 06 Juli 2026 - 16:39 WIB
loading...
Wapres Filipina Sara Duterte terancam dimakzuikan. Foto/X/@RT_com
A
A
A
MANILA - Wakil Presiden Filipina Sara Duterte tetap percaya diri menghadapi sidang pemakzulan di Senat. Wakil presiden tidak hadir di pengadilan hari ini.
Dalam pernyataan yang diposting di halaman Facebook resminya, ia mengatakan "beban pembuktian tetap berada pada pihak penuntut" untuk membuktikan kasus mereka dalam persidangan pemakzulan dirinya. Dalam pernyataannya, Duterte mengatakan bahwa "memilih untuk hadir melalui pengacara daripada bersaksi secara pribadi tidak mengurangi akuntabilitas atau menyiratkan kurangnya transparansi".
Marcos saat ini sedang melakukan kunjungan resmi ke Kanada. Dalam sebuah wawancara dengan wartawan di Vancouver, Marcos sebelumnya mengatakan bahwa jika dialah yang menghadapi persidangan pemakzulan, ia akan hadir secara langsung di hadapan pengadilan.
Secara terpisah, Istana Filipina juga mengatakan bahwa Sara Duterte "harus mempraktikkan apa yang dia khotbahkan. Dia seharusnya hanya menyampaikan sisinya dan memberikan penjelasannya di hadapan pengadilan pemakzulan".
“Pernyataan apa pun yang dia buat terhadap Presiden—atau sebagai tanggapan atas pernyataan Presiden—di luar tempat tersebut tidak akan membantu membersihkan namanya,” kata juru bicara istana Claire Castro, dilansir BBC.
Dalam pernyataan yang diposting di halaman Facebook resminya, ia mengatakan "beban pembuktian tetap berada pada pihak penuntut" untuk membuktikan kasus mereka dalam persidangan pemakzulan dirinya. Dalam pernyataannya, Duterte mengatakan bahwa "memilih untuk hadir melalui pengacara daripada bersaksi secara pribadi tidak mengurangi akuntabilitas atau menyiratkan kurangnya transparansi".
4Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
1. Konflik dengan Presiden Marcos Memanas
Sara Duterte menambahkan bahwa pendapat Presiden Marcos tentang pemakzulan dirinya "tidak penting".Marcos saat ini sedang melakukan kunjungan resmi ke Kanada. Dalam sebuah wawancara dengan wartawan di Vancouver, Marcos sebelumnya mengatakan bahwa jika dialah yang menghadapi persidangan pemakzulan, ia akan hadir secara langsung di hadapan pengadilan.
Secara terpisah, Istana Filipina juga mengatakan bahwa Sara Duterte "harus mempraktikkan apa yang dia khotbahkan. Dia seharusnya hanya menyampaikan sisinya dan memberikan penjelasannya di hadapan pengadilan pemakzulan".
“Pernyataan apa pun yang dia buat terhadap Presiden—atau sebagai tanggapan atas pernyataan Presiden—di luar tempat tersebut tidak akan membantu membersihkan namanya,” kata juru bicara istana Claire Castro, dilansir BBC.
2. Ada Motif Politik
Wakil Presiden Sara Duterte adalah "pilihan rakyat" dan upaya untuk menyingkirkannya melalui pemakzulan bermotivasi politik, kata pengacaranya kepada Senat.Lihat Juga :