4 Polemik Kebijakan Suaka Rwanda yang Mengguncang Politik Inggris

Sabtu, 20 Januari 2024 - 22:22 WIB
loading...
4 Polemik Kebijakan...
Kebijakan untuk mengirim imigran gelap ke Rwanda memicu polemik di Inggris. Foto/Reuters
A A A
LONDON - Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak telah berhasil mengajukan rancangan undang-undang (RUU) suaka dan imigrasi yang disebut dengan Suaka Rwanda atau Keamanan Rwanda melalui House of Commons setelah pemberontakan yang diperkirakan dilakukan oleh anggota parlemen Partai Konservatif tidak membuahkan hasil.

Beberapa anggota parlemen dari partai Sunak sendiri mengancam akan memberikan suara menentang rancangan undang-undang deportasi “Keamanan Rwanda” dengan alasan bahwa rencana pemerintah untuk mengirim sejumlah pencari suaka ke Rwanda tidak cukup kuat untuk bertahan menghadapi tuntutan hukum.

Namun pada akhirnya, hanya 11 kelompok Konservatif garis keras yang memberontak dan undang-undang tersebut disahkan pada Rabu malam dengan suara 320-276.

4 Polemik Suaka Rwanda yang Mengguncang Politik Inggris

1. Sikap Anti-pengungsi dari Partai Konservatif

4 Polemik Kebijakan Suaka Rwanda yang Mengguncang Politik Inggris

Foto/Reuters

Melansir Al Jazeera, Sunak telah menjadikan kampanye anti-imigrasi “Stop the Boats” (Hentikan Kapal) sebagai hal yang penting dalam program legislatif pemerintahnya ketika ia berupaya menghalangi para pencari suaka untuk mencoba mencapai Inggris melalui Selat Inggris.

Namun rancangan undang-undang deportasi Rwanda, yang bertujuan untuk mendeportasi pengungsi dan migran ke Rwanda agar permohonan suaka mereka didengar dan untuk pemukiman kembali, tidak berjalan mulus.

Pada bulan November, Mahkamah Agung membatalkan rancangan undang-undang Rwanda yang diajukan oleh Sunak setelah memutuskan bahwa republik Afrika yang tidak memiliki daratan tersebut bukanlah negara yang aman bagi para pencari suaka, sehingga mendorong pemimpin Partai Konservatif tersebut untuk memperkenalkan rancangan undang-undang yang disebut dengan rancangan undang-undang Keamanan Rwanda.

RUU baru ini dimaksudkan untuk mempersulit pengadilan dalam menentang undang-undang tersebut dengan meminta House of Commons untuk menyatakan melalui suara mayoritas bahwa Rwanda memang merupakan negara yang aman bagi pencari suaka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Berita Terkini
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved