12 Kelompok yang Masuk Daftar Teroris Global, 2 di Antaranya dari Indonesia

Jum'at, 19 Januari 2024 - 13:56 WIB
loading...
A A A
Hamas membantah tuduhan tersebut, dan mengeklaim bahwa mereka hanya membela diri dari pendudukan Israel.

Selain Amerika Serikat, Hamas juga masuk daftar teroris di berbagai negara lain, termasuk Uni Eropa, Inggris, Kanada, dan Australia.

Masuk daftar SDGT: 20 Oktober 1997.

4. Hizbullah (Lebanon)


Hizbullah adalah kelompok militan Syiah Lebanon yang didukung Iran. Kelompok ini bertujuan untuk melawan Israel dan membela kepentingan komunitasnya di kawasan Timur Tengah.

Hizbullah dianggap sebagai organisasi teroris karena telah melakukan berbagai serangan terhadap warga sipil Israel dan Lebanon, termasuk serangan bom, penembakan, dan penculikan.

Pemerintah Amerika Serikat mengeklaim bahwa Hizbullah menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan politiknya, dan bahwa organisasi tersebut tidak memiliki komitmen terhadap perdamaian.

Hizbullah membantah tuduhan tersebut, dan mengklaim bahwa mereka hanya membela diri dari pendudukan Israel dan ancaman dari kelompok-kelompok militan lain di Lebanon.

Selain Amerika Serikat, Hizbullah juga masuk daftar teroris di berbagai negara lain, termasuk Uni Eropa, Inggris, Kanada, dan Australia.

Masuk daftar SDGT: 12 Oktober 1995.

5. Taliban (Afghanistan)


Taliban adalah kelompok pemberontak yang berkuasa di Afghanistan dari tahun 1996 hingga 2001. Kelompok ini dikenal dengan pemerintahannya yang otoriter dan interpretasi ketatnya terhadap hukum Islam versi mereka sendiri.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Abu Ubaidah: Tawanan...
Abu Ubaidah: Tawanan dalam Bahaya jika Israel Menolak Negosiasi
10 Negara Sahabat Amerika...
10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
Denmark dan Greenland...
Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
AS Larang Personel Diplomatik...
AS Larang Personel Diplomatik di China Berhubungan Asmara dengan Warga Lokal
Dimakzulkan sebagai...
Dimakzulkan sebagai Presiden Korsel, Begini Komentar Yoon Suk Yeol
Rekomendasi
Deja Vu! Timnas Indonesia...
Deja Vu! Timnas Indonesia Kembali Permalukan Korea Selatan
Lee Dong Wook Komentari...
Lee Dong Wook Komentari Pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol
Batas Waktu Berakhir...
Batas Waktu Berakhir Besok! TikTok Belum Laku Terjual
Berita Terkini
Abu Ubaidah: Tawanan...
Abu Ubaidah: Tawanan dalam Bahaya jika Israel Menolak Negosiasi
29 menit yang lalu
10 Negara Sahabat Amerika...
10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO
2 jam yang lalu
Siapa Abdullah Al Sabah?...
Siapa Abdullah Al Sabah? PM Kuwait yang Sempat Dituduh Masuk Kristen
3 jam yang lalu
4 Alasan Uni Eropa Masih...
4 Alasan Uni Eropa Masih Butuh NATO, Salah Satunya Rusia Jadi Ancaman
4 jam yang lalu
Siapa Walid Ahmad? Remaja...
Siapa Walid Ahmad? Remaja Palestina yang Tewas di Penjara Israel Dikenal Pencetak Gol Terbanyak di Timnya
6 jam yang lalu
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Barang dan Jasa...
Daftar Barang dan Jasa yang Kena dan Tidak Kena PPN 12%
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved