12 Kelompok yang Masuk Daftar Teroris Global, 2 di Antaranya dari Indonesia
Jum'at, 19 Januari 2024 - 13:56 WIB
loading...
Ada 12 kelompok yang masuk daftar teroris global, 2 di antaranya dari Indonesia. Foto/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Daftar Teroris Global yang Ditunjuk Khusus (SDGT) adalah daftar yang dikelola oleh Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS). Daftar ini berisi kelompok-kelompok yang dianggap mengancam keamanan nasional Amerika dan internasional.
Kelompok-kelompok yang masuk dalam daftar SDGT dikenakan sanksi keuangan yang ketat, termasuk larangan melakukan transaksi dengan orang atau entitas Amerika Serikat.
Sanksi ini bertujuan untuk membatasi sumber daya keuangan kelompok-kelompok tersebut dan untuk mencegah mereka melakukan kegiatan terorisme atau terkait terorisme.
12 Kelompok yang Masuk Daftar Teroris Global
Al-Qaeda adalah kelompok yang didirikan Osama bin Laden. Kelompok ini dianggap AS bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001 di Amerika. Kelompok ini bertujuan untuk mendirikan kekhalifahan Islam global.
Masuk daftar SDGT: 24 Oktober 2001.
ISIS adalah kelompok Islamic State of Iraq and Syria, yang kemudian berganti nama menjadi Islamic State (IS). Kelompok ini bertujuan untuk mendirikan kekhalifahan Islam di wilayah tersebut dan pernah membuat kekacauan di kedua negara itu dan negara lainnya.
Masuk daftar SDGT: 15 Juni 2014.
Hamas adalah kelompok perlawanan Palestina yang menguasai Jalur Gaza. Kelompok ini bertujuan untuk mendirikan Negara Palestina yang merdeka dengan melawan Israel.
Hamas masuk daftar SDGT karena dianggap karena telah melakukan berbagai serangan terhadap warga sipil Israel, termasuk serangan bom, penembakan, dan penculikan.
Pemerintah AS mengeklaim bahwa Hamas menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan politiknya, dan bahwa organisasi tersebut tidak memiliki komitmen terhadap perdamaian.
Hamas membantah tuduhan tersebut, dan mengeklaim bahwa mereka hanya membela diri dari pendudukan Israel.
Selain Amerika Serikat, Hamas juga masuk daftar teroris di berbagai negara lain, termasuk Uni Eropa, Inggris, Kanada, dan Australia.
Masuk daftar SDGT: 20 Oktober 1997.
Hizbullah adalah kelompok militan Syiah Lebanon yang didukung Iran. Kelompok ini bertujuan untuk melawan Israel dan membela kepentingan komunitasnya di kawasan Timur Tengah.
Hizbullah dianggap sebagai organisasi teroris karena telah melakukan berbagai serangan terhadap warga sipil Israel dan Lebanon, termasuk serangan bom, penembakan, dan penculikan.
Pemerintah Amerika Serikat mengeklaim bahwa Hizbullah menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan politiknya, dan bahwa organisasi tersebut tidak memiliki komitmen terhadap perdamaian.
Kelompok-kelompok yang masuk dalam daftar SDGT dikenakan sanksi keuangan yang ketat, termasuk larangan melakukan transaksi dengan orang atau entitas Amerika Serikat.
Sanksi ini bertujuan untuk membatasi sumber daya keuangan kelompok-kelompok tersebut dan untuk mencegah mereka melakukan kegiatan terorisme atau terkait terorisme.
12 Kelompok yang Masuk Daftar Teroris Global
1. Al-Qaeda
Al-Qaeda adalah kelompok yang didirikan Osama bin Laden. Kelompok ini dianggap AS bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001 di Amerika. Kelompok ini bertujuan untuk mendirikan kekhalifahan Islam global.
Masuk daftar SDGT: 24 Oktober 2001.
2. ISIS (Irak dan Suriah)
ISIS adalah kelompok Islamic State of Iraq and Syria, yang kemudian berganti nama menjadi Islamic State (IS). Kelompok ini bertujuan untuk mendirikan kekhalifahan Islam di wilayah tersebut dan pernah membuat kekacauan di kedua negara itu dan negara lainnya.
Masuk daftar SDGT: 15 Juni 2014.
3. Hamas (Palestina)
Hamas adalah kelompok perlawanan Palestina yang menguasai Jalur Gaza. Kelompok ini bertujuan untuk mendirikan Negara Palestina yang merdeka dengan melawan Israel.
Hamas masuk daftar SDGT karena dianggap karena telah melakukan berbagai serangan terhadap warga sipil Israel, termasuk serangan bom, penembakan, dan penculikan.
Pemerintah AS mengeklaim bahwa Hamas menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan politiknya, dan bahwa organisasi tersebut tidak memiliki komitmen terhadap perdamaian.
Hamas membantah tuduhan tersebut, dan mengeklaim bahwa mereka hanya membela diri dari pendudukan Israel.
Selain Amerika Serikat, Hamas juga masuk daftar teroris di berbagai negara lain, termasuk Uni Eropa, Inggris, Kanada, dan Australia.
Masuk daftar SDGT: 20 Oktober 1997.
4. Hizbullah (Lebanon)
Hizbullah adalah kelompok militan Syiah Lebanon yang didukung Iran. Kelompok ini bertujuan untuk melawan Israel dan membela kepentingan komunitasnya di kawasan Timur Tengah.
Hizbullah dianggap sebagai organisasi teroris karena telah melakukan berbagai serangan terhadap warga sipil Israel dan Lebanon, termasuk serangan bom, penembakan, dan penculikan.
Pemerintah Amerika Serikat mengeklaim bahwa Hizbullah menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan politiknya, dan bahwa organisasi tersebut tidak memiliki komitmen terhadap perdamaian.
Lihat Juga :