Ngerinya RS al-Shifa Gaza akibat Invasi Israel: Mayat Berserakan, Tidak Manusiawi

Rabu, 15 November 2023 - 10:08 WIB
loading...
A A A
Militer Zionis mengatakan RS itu berada di atas jaringan terowongan yang merupakan bagian dari markas bawah tanah Hamas.

Israel menuduh kelompok Hamas menggunakan RS dan pasien sebagai tameng manusia, sebuah tuduhan yang dibantah oleh pejabat kesehatan Hamas dan Palestina.

Dalam insiden terpisah, Israel mengeklaim telah menemukan terowongan menuju rumah sakit lain dari rumah seorang agen Hamas.

PBB yakin ribuan, dan mungkin lebih dari 10.000 orang—termasuk pasien, staf, dan warga sipil yang mengungsi—mungkin berada di dalam RS al-Shifa dan tidak dapat melarikan diri karena pertempuran sengit di dekatnya.

Al-Quds, rumah sakit terbesar kedua di wilayah tersebut, telah terputus dari dunia luar selama seminggu.

RS dan tenaga medis, dilindungi berdasarkan hukum humaniter internasional dan pihak-pihak yang berkonflik harus memastikan perlindungan mereka.

Mereka tidak dapat digunakan untuk melindungi sasaran militer dari serangan, namun operasi apa pun di sekitar atau di dalam harus melindungi pasien, staf, dan warga sipil lainnya, kata Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB dalam laporan terbarunya dari Gaza.

Israel telah berjanji untuk membantu mengevakuasi bayi-bayi di RS al-Shifa. Sejauh ini hal itu belum terjadi.

Sebelumnya pada hari Selasa, sebuah gambar yang memilukan muncul dari rumah sakit yang sama—memperlihatkan tujuh bayi yang dibundel menjadi satu, beberapa di antaranya menggunakan kain berwarna hijau rumah sakit yang tidak dapat dideskripsikan dan lainnya dengan selang yang mencuat di dalamnya.

Ketujuh bayi tersebut termasuk di antara 39 bayi yang lahir prematur dengan berat masing-masing kurang dari 1,5 kg.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved