Apakah Perang Israel Palestina Adalah Perang Agama? Berikut Jawabannya

Selasa, 14 November 2023 - 14:30 WIB
loading...
Apakah Perang Israel...
Unit artileri bergerak Israel menembakkan peluru dari Israel selatan menuju Jalur Gaza, di posisi dekat perbatasan Israel-Gaza, Israel, 14 Oktober 2023. Foto/AP/Maya Allerruzzo
A A A
GAZA - Konflik perang Israel dan Palestina hingga sekarang tak kunjung mereda. Bahkan perang terbaru kembali diperparah usai Israel secara membabi buta melakukan penyerangan balasan kepada Hamas.

Peperangan kedua negara tersebut banyak yang menganggap karena disebabkan oleh perang agama. Prediksi itu disesuaikan dengan identitas agama Yahudi sebagai Israel dan Islam sebagai Palestina.

Apakah Perang Agama?


Lantas, apakah benar perang Israel Palestina itu dianggap sebagai perang agama? Berikut ulasannya.

Salah satu faktor agama yang sering menjadi pemicu konflik adalah soal status dan kedudukan situs-situs suci bagi kedua agama, terutama di Yerusalem.

Kota ini memiliki tempat-tempat bersejarah dan sakral bagi Yahudi, Kristen, dan Islam, seperti Tembok Ratapan, Gereja Makam Kudus, dan Masjid Al-Aqsa.

Masalahnya, beberapa situs ini berada di lokasi yang sama atau berdekatan, sehingga menimbulkan persaingan dan klaim eksklusif atasnya.

Misalnya, Masjid Al-Aqsa berada di atas reruntuhan Bait Suci Yahudi, yang menjadi sasaran para nasionalis Yahudi yang ingin membangun kembali kuil tersebut.

Hal inilah yang kemudian menjadi sering memicu bentrokan dan kekerasan antara umat Islam dan Yahudi di sekitar kompleks masjid tersebut. Tidak hanya adu argument di publik, kedua negara tersebut terus beradu dalam bidang kekuatan militer.

Faktor lain yang mempengaruhi konflik adalah narasi-narasi apokaliptik dan eskatologis dari kedua agama, yang mengaitkan konflik ini dengan akhir zaman dan kedatangan mesias.

Beberapa kelompok ekstremis Yahudi dan Islam percaya bahwa perang ini adalah bagian dari rencana Tuhan untuk memenuhi nubuat-nubuat suci, dan bahwa mereka harus berjuang untuk mempercepat kedatangan mesias atau imam Mahdi.

Namun, meskipun agama memiliki pengaruh yang signifikan dalam konflik ini, tidak tepat untuk menyebutnya sebagai perang agama.

Dikutip dari laman Wilson Center, konflik ini pada dasarnya adalah sengketa atas tanah dan kedaulatan, yang melibatkan dua bangsa yang memiliki sejarah, budaya, dan aspirasi yang berbeda.

Baca juga: Tentara Zionis Kibarkan 3 Bendera Israel di Gedung Parlemen Gaza, Hamas Kalah?

Agama sering menjadi proksi atau simbol bagi sengketa tersebut, yang memperkuat identitas dan legitimasi kedua belah pihak. Namun, agama juga bisa menjadi sumber dialog dan rekonsiliasi, jika dipahami dan diterapkan dengan benar.

Salah satu bukti bahwa konflik ini bukan perang agama adalah adanya keragaman dan pluralisme di dalam masing-masing pihak. Tidak semua orang Israel adalah Yahudi, dan tidak semua orang Palestina adalah Muslim.

Ada juga orang-orang Kristen, Druze, Bahai, dan lain-lain yang tinggal di wilayah konflik. Bahkan, di antara orang-orang Yahudi dan Muslim, ada banyak aliran dan pandangan yang berbeda, mulai dari yang sekuler, moderat, hingga radikal.

Oleh karena itu, tidak tepat untuk menggeneralisasi atau menghomogenkan kedua belah pihak berdasarkan agama mereka. Selain itu, konflik ini juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak berhubungan dengan agama, seperti politik, ekonomi, sosial, dan militer.

Misalnya, konflik ini dipicu oleh pembentukan negara Israel pada tahun 1948, yang dianggap oleh orang-orang Palestina sebagai penjajahan dan pengusiran dari tanah air mereka.

Konflik ini juga dipengaruhi oleh campur tangan negara-negara lain, seperti Amerika Serikat, Rusia, Iran, Turki, dan Arab Saudi, yang memiliki kepentingan dan agenda masing-masing di kawasan tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Momen Pelatih Mesir...
Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia
Rekomendasi
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
Berita Terkini
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved