China Ancam Mengebom Nuklir Jepang Terus-menerus Jika Ikut Campur soal Taiwan

Jum'at, 22 September 2023 - 10:57 WIB
loading...
China Ancam Mengebom...
Channel militer China membuat ancaman pengeboman nuklir terhadap Jepang terus-menerus jika ikut campur soal Taiwan. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Sebuah channel militer China merilis video ancaman pengeboman nuklir terus-menerus terhadap Jepang sampai menyerah tanpa syarat jika Tokyo ikut campur dalam "pembebasan" Taiwan oleh Beijing.

Ancaman itu muncul dalam video channel militer "Liu Jun Tao Lue" berdurasi 2 menit lebih 14 detik.

Mengutip EurAsian Times, Jumat (22/9/2023), video itu awalnya diunggah ke media sosial X oleh jurnalis Jennifer Zeng pada 17 September 2023.

Baca Juga: Negara Islam Ini Diprediksi Miliki 200 Senjata Nuklir pada 2025

Jurnalis tersebut adalah anggota Asosiasi Pers Internasional dan memiliki lebih dari 240.000 pengikut di platform X.

"Channel militer China menyatakan bahwa jika Jepang berani melakukan intervensi dalam 'pembebasan' Taiwan yang dilakukan oleh Partai Komunic China (PKC), maka PKC akan mengabaikan komitmen sebelumnya untuk tidak memulai penggunaan senjata nuklir. Mereka berpendapat bahwa ini adalah janji yang sudah ketinggalan zaman. Sebaliknya, PKC mengancam akan melancarkan serangan nuklir terus-menerus terhadap Jepang hingga Jepang menyerah tanpa syarat. Meskipun ancaman-ancaman ini mungkin tidak memiliki dasar militer, ancaman-ancaman ini menjelaskan pola pikir PKC," tulis jurnalis itu dalam caption panjang untuk posting video dari channel militer China.

Jennifer Zeng menginformasikan bahwa channel militer “Liu Jun Tao Lue" yang diterjemahkan menjadi “Kebijaksanaan dan Strategi untuk Enam Tentara" telah memproduksi video tersebut.

Dia juga mencatat bahwa channel itu memiliki 2,47 juta pengikut di situs berbagi video China “Xi Gua Videos".

Video itu telah dihapus dari internet oleh otoritas terkait.

Namun Jennifer Zeng mencatat dalam postingan lain di platform X bahwa video tersebut, yang telah dihapus, di-posting ulang oleh akun resmi dan terverifikasi dari Komite Politik dan Hukum PKC di Kota Baoding, Provinsi Hebei, China.

Karena kedekatannya dengan wilayah, Jepang diyakini akan menjadi pihak dalam konflik apa pun yang melibatkan Taiwan.

Awal bulan ini, Tokyo menunjuk seorang pejabat pemerintah sebagai atase pertahanan de facto di Taiwan. Karena Jepang tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan pulau yang memiliki pemerintahan sendiri tersebut, hal ini dipandang sebagai langkah untuk meningkatkan hubungan keamanan.

Jepang juga mengumumkan bahwa mereka memperluas pangkalan militer di sebuah pulau kecil di sebelah timur Taiwan beberapa bulan setelah rudal balistik militer China mendarat di dekat pantainya tahun lalu.

Selain itu, intimidasi China yang terus-menerus dan peningkatan aktivitas militer di Selat Taiwan semakin menyebabkan perselisihan di Kementerian Pertahanan Jepang.

Meskipun China menahan diri untuk tidak memberikan ancaman resmi langsung kepada musuh-musuhnya, video propaganda serupa juga pernah dilaporkan di masa lalu. Namun, menyindir serangan nuklir mungkin merupakan hal yang berlebihan, terutama terhadap satu-satunya negara dalam sejarah yang menanggung beban terberat dari serangan nuklir yang mengerikan.

Jepang sendiri bermaksud untuk membangun lebih banyak depot amunisi di instalasi Pasukan Bela Diri (SDF) pada tahun fiskal 2024 karena mereka mempunyai kemampuan serangan balik jarak jauh.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved