Trump: AS-Rusia Sedang Bahas Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir Baru

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 18:40 WIB
loading...
Trump: AS-Rusia Sedang...
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan bahwa AS sedang berupaya menandatangani perjanjian non-proliferasi nuklir baru dengan Rusia. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan bahwa AS sedang berupaya menandatangani perjanjian non-proliferasi nuklir baru dengan Rusia . Trump mengatakan, jika ini perjanjian ini terjadi, maka ini akan menjadi sebuah hal yang besar.

"Kami sedang bekerja dengan Rusia saat ini pada perjanjian non-proliferasi, non-proliferasi nuklir. Jika kami mendapatkan sesuatu seperti itu, itu akan menjadi besar," kata Trump dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Sabtu (1/8/2020).

Rusia dan AS mengadakan konsultasi tentang kontrol dan pelucutan senjata pada Juli. Pertemuan-pertemuan itu terutama berfokus pada nasib perjanjian bilateral START Baru. ( Baca juga: Di Atas Laut Hitam, Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Pengintai Amerika )

Perjanjian antara AS dab Rusia tentang Langkah-langkah untuk perjanjian START Baru mulai berlaku pada 5 Februari 2011. Kesepakatan tersebut menetapkan bahwa tujuh tahun setelah diberlakukannya , masing-masing pihak harus memiliki tidak lebih dari total 700 rudal balistik antarbenua (ICBM) yang dikerahkan, rudal balistik yang diluncurkan kapal selam (SLBM) dan pembom strategis.

Selain itu,, kedua negara juga tidak boleh memliki lebih dari 1.550 hulu ledak pada ICBM yang dikerahkan, SLBM yang ditempatkan dan pembom strategis, dan total 800 peluncur rudal yang dikerahkan dan tidak dikerahkan.

Dokumen tersebut akan tetap berlaku selama 10 tahun, hingga 5 Februari 2021, kecuali jika diganti sebelum tanggal tersebut dengan perjanjian berikutnya tentang pengurangan dan pembatasan senjata ofensif strategis. Itu juga dapat diperpanjang tidak lebih dari lima tahun dengan persetujuan bersama para pihak.

Moskow telah berulang kali meminta Washington untuk tidak menunda perpanjangan perjanjian yang disebutnya sebagai standar emas di bidang pelucutan senjata. ( Lihat grafis: SU-35 Resmi Mendarat, Inilah Jajaran Fighter yang Dimiliki Mesir )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved