Presiden Belarusia Lukashenko: Bos Wagner Prigozhin Tidak Minta Jaminan Keamanan

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 05:30 WIB
loading...
Presiden Belarusia Lukashenko:...
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. Foto/REUTERS
A A A
MINSK - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko menyatakan mendiang Kepala Wagner Group Evgeny Prigozhin tidak pernah meminta jaminan keamanan dari Minsk.

Lukashenko menjelaskan hal itu kepada wartawan pada Jumat (25/8/2023).

Seperti dilansir kantor berita Belarusia BelTA, Lukashenko bersikeras dia tidak bertanggung jawab atas keselamatan pribadi Prigozhin dan mereka tidak pernah berdiskusi mengenai masalah tersebut.

Sebaliknya, Lukashenko menyatakan dia telah memperingatkan Prigozhin pada dua kesempatan terpisah, termasuk ketika dia melancarkan demonstrasi di Moskow bahwa dia mempertaruhkan keselamatannya sendiri serta keselamatan orang-orang di sekitarnya.

Presiden Belarusia mengklaim hanya ada dua topik dalam agenda selama negosiasi dengan Prigozhin di tengah pemberontakan singkatnya pada bulan Juli.

Yang pertama adalah penghentian kasus pidana terhadap anggota Wagner, sedangkan yang kedua adalah pemindahan pasukan Wagner ke Belarusia dan jaminan keamanan begitu mereka tiba di sana.

“Jika kalian takut akan sesuatu, saya akan berbicara dengan Presiden (Rusia Vladimir) Putin, kami akan membawa Anda ke Belarusia di mana kami dapat menjamin keselamatan Anda,” kenang Lukashenko kepada Prigozhin saat dia membantu menengahi perjanjian tersebut.

Baca juga: Tonton 3 Video Detik-detik Mengerikan Pesawat Bos Wagner Prigozhin Jatuh Hantam Bumi

Pemimpin Belarusia menekankan pemimpin Wagner tidak pernah memintanya menangani aspek apa pun yang berkaitan dengan keamanan pribadinya.

Lukashenko juga menegaskan Putin tidak ada hubungannya dengan insiden yang tampaknya menyebabkan kematian Prigozhin, meskipun beberapa media berusaha menyalahkan pemimpin Rusia tersebut.

“Saya tidak bisa mengatakan siapa yang melakukannya. Saya bahkan tidak mau menjadi pengacara untuk kakak laki-laki saya,” ujar Lukashenko.

“Namun, saya kenal Putin. Dia bijaksana, sangat tenang, dan bahkan agak lambat dalam mengambil keputusan mengenai masalah lain yang tidak terlalu rumit,” papar dia.

“Itulah mengapa saya tidak dapat membayangkan bahwa Putin berada di balik semua ini,” ujar pemimpin Belarusia tersebut.

Dia mengklaim jika kecelakaan pesawat tersebut disebabkan oleh sabotase, maka hal tersebut “terlalu kasar” dan merupakan contoh dari “pekerjaan yang tidak profesional.”

Prigozhin diyakini tewas pada Rabu bersama enam pemimpin Wagner lainnya ketika satu jet pribadi Embraer yang melakukan perjalanan dari Moskow ke St Petersburg jatuh di Wilayah Tver Rusia.

Ketujuh penumpang di dalamnya, serta tiga awak, tewas dalam kecelakaan itu. Pihak berwenang masih berupaya mengidentifikasi mayat-mayat tersebut, tetapi Prigozhin diduga termasuk di antara mereka.

Penyelidik telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut tetapi belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab kecelakaan itu.

Namun, puing-puing milik pesawat Embraer telah ditemukan beberapa kilometer jauhnya dari lokasi jatuhnya pesawat utama, yang menunjukkan pesawat tersebut mungkin terpecah di ketinggian.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
Drone Ukraina Hancurkan...
Drone Ukraina Hancurkan Kilang Minyak Rusia
Medvedev: Rakyat Eropa...
Medvedev: Rakyat Eropa Tak Akan Bisa Tidur Nyenyak
Dibantu China, Nissan...
Dibantu China, Nissan Bakal Balik ke Rusia
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Berita Terkini
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved