7 Negara yang Diintervensi Militer ECOWAS dalam 3 Dekade

Rabu, 02 Agustus 2023 - 18:46 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 5 Fakta Jenderal Abdourahamane Tiani, Komandan Paspamres yang Jadi Presiden Baru Niger

4. Pantai Gading (2003)

Setelah angkatan bersenjata Pantai Gading dan kelompok pemberontak mencapai kesepakatan gencatan senjata pada tahun 2003, ECOWAS mengerahkan pasukan sebagai pasukan ECOWAS di Pantai Gading (ECOMICI) untuk melengkapi pasukan PBB dan Prancis.

5. Liberia (2003)

Perang saudara Liberia kedua juga mengharuskan kembalinya pasukan regional. Sementara perang saudara pertama membawa Charles Taylor berkuasa, perang saudara kedua antara tahun 1999 dan 2003 menyebabkan dia keluar.

Kali ini, ECOWAS mengerahkan pasukan di bawah Misi ECOWAS di Liberia (ECOMIL) dengan sekitar 3.500 tentara, dengan sebagian besar berasal dari Nigeria. Mereka berfungsi sebagai kekuatan interposisi, memisahkan pihak-pihak yang bertikai dan memfasilitasi kedatangan Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Liberia (UNMIL).

6. Mali (2013)

Kudeta tahun 2012 di Mali menyebabkan gangguan ketertiban dan kelompok-kelompok bersenjata segera mengambil keuntungan dari kudeta yang menyusul untuk menyerbu bagian utara negara itu.

ECOWAS memimpin Misi Dukungan Internasional di Mali (AFISMA) yang dipimpin Afrika untuk mendukung pemerintah Mali dalam perang melawan pemberontak pada 2013.

Misi tersebut disahkan oleh resolusi Dewan Keamanan PBB dan mandat awalnya adalah satu tahun. Nigeria menyumbangkan sebagian besar pasukan, tetapi sejumlah negara Afrika Barat lainnya, termasuk Gabon, Pantai Gading, Niger dan Burkina Faso, juga mendukung misi tersebut.

7. Gambia (2017)

Dengan nama kode "Operasi Pemulihan Demokrasi", sebuah operasi ECOWAS yang dipimpin oleh Senegal mengirim pasukan ke Banjul untuk memaksa Yahya Jammel yang menolak untuk mengakui kekalahan pemilu dari Adama Barrow dalam pemilu 2016.

Barrow dilantik sebagai presiden di kedutaan Gambia di Dakar dan meminta intervensi militer ECOWAS. Pasukan memastikan transisi dalam waktu tiga hari.

Nama misi tersebut kemudian diubah menjadi ECOWAS Mission in The Gambia (ECOMIG) dan berlangsung hingga Desember 2021.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Intel Rusia Tuduh Prancis...
Intel Rusia Tuduh Prancis Rencanakan Kudeta di Negara-negara Bekas Jajahannya di Afrika
Jenderal Zhang Disingkirkan,...
Jenderal Zhang Disingkirkan, Tak Ada Lagi Jenderal China yang Berani pada Xi Jinping
Jejak Penampilan Terbaik...
Jejak Penampilan Terbaik Tim Afrika dalam Sejarah Piala Dunia
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Serangan AS Nyaris Hantam...
Serangan AS Nyaris Hantam Rumah Sakit Kanker Anak, Iran: Barbar!
Rekomendasi
Soal Putusan PTUN, Pengacara:...
Soal Putusan PTUN, Pengacara: Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
Agent Kim Reactivated...
Agent Kim Reactivated Rajai Netflix Global, Jadi Drama Korea Terpopuler di 22 Negara
Seleksi Mandiri Nilai...
Seleksi Mandiri Nilai UTBK Universitas Brawijaya 2026 Resmi Dibuka, Cek Infonya
Berita Terkini
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved