Anggota NATO: China Menyalip AS, Bisa Akibatkan Konflik Besar

Minggu, 23 Juli 2023 - 06:01 WIB
loading...
Anggota NATO: China...
Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban
A A A
BUDAPEST - Dunia sedang menghadapi pergeseran kekuasaan terbesar dalam beberapa dasawarsa, dengan Amerika Serikat (AS) siap kehilangan posisi terdepannya dari China.

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menjelaskan itu pada Sabtu (22/7/2023).

Menurut dia, ini bisa mengakibatkan konflik besar antara Washington dan Beijing kecuali AS menerima bahwa Negeri Paman Sam tidak bisa menjadi "pemenang" selamanya.

“(China) telah menjadi pembangkit tenaga manufaktur dan sekarang mengambil alih Amerika,” ungkap Orban dalam pidato tahunannya di kota Baile Tusnad, Transylvania Timur, Rumania.

“Hanya dalam 30 tahun, China telah mengalami revolusi industri yang membawa Barat sekitar tiga abad,” ungkap perdana menteri Hongaria.

Dia menambahkan, “Amerika akan mengucapkan selamat tinggal pada statusnya sebagai satu-satunya negara adidaya di dunia.”

Baca juga: Angkatan Udara Ukraina Ungkap Mengapa Mereka Takut pada Su-35 Rusia

“Beijing juga menantang nilai-nilai yang ingin digambarkan Washington sebagai universal,” ujar Orban.

“China menganggap nilai-nilai Amerika sebagai ideologi yang bermusuhan," papar dia, seraya menambahkan, "Ada beberapa kebenaran di dalamnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Trump Ancam Serang Lagi,...
Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz
Rekomendasi
Harga dan Spesifikasi...
Harga dan Spesifikasi BAIC T1 di Indonesia: Bidik 1.000 Unit, Target Hatchback Crossover Listrik
Kejagung Hormati Penggeledahan...
Kejagung Hormati Penggeledahan 12 Titik oleh Polri
Kejagung Tunggu Hasil...
Kejagung Tunggu Hasil Penyidikan Polri soal Penggeledahan Sejumlah Lokasi
Berita Terkini
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved