Siapa John Thune? Pemimpin Senat AS yang Akan Melancarkan Kebijakan Donald Trump

Kamis, 14 November 2024 - 16:55 WIB
loading...
Siapa John Thune? Pemimpin...
John Thune terpilih sebagai pemimpin Senat dari Partai Republik. Foto/X/@SenJohnThune
A A A
WASHINGTON - Pemilihan Senator Republik John Thune dari South Dakota sebagai pemimpin partainya berikutnya di Senat bertujuan memuluskan agenda dan kebijakan Donald Trump .

Thune juga memperkuat sekutu utama Mitch McConnell untuk mengawal agenda Presiden terpilih Donald Trump melalui DPR.

Dalam memilih Thune — yang saat ini menjabat sebagai pemimpin minoritas, peran No. 2 dalam kepemimpinan Senat GOP — Partai Republik mengangkat seorang pemimpin yang terkait dengan sayap partai yang mapan daripada Senator Florida Rick Scott, yang diperjuangkan dalam beberapa hari terakhir oleh beberapa sekutu Trump terkemuka, termasuk Elon Musk, Vivek Ramaswamy, dan Tucker Carlson.

Pemilihan tersebut dilakukan dengan pemungutan suara rahasia, yang mungkin memberikan perlindungan politik kepada Partai Republik yang waspada menyinggung pendukung Trump yang paling bersemangat. Senator John Cornyn dari Texas, sekutu McConnell lainnya, juga bersaing untuk jabatan kepemimpinan.

Melansir CNN, Thune, yang memenangkan pemungutan suara hari Rabu dengan skor 29-24 dalam putaran kedua pemungutan suara melawan Cornyn, akan secara resmi menjadi pemimpin mayoritas saat Senat baru dilantik pada tanggal 3 Januari. McConnell, yang telah memimpin Senat Republik sejak 2007, mengumumkan pada bulan Februari bahwa ia akan mengundurkan diri sebagai pemimpin GOP tahun ini.

Dalam opini yang dimuat pada hari Senin di situs web Fox News, Thune, yang menyampaikan pendapatnya tentang peran kepemimpinan, mendesak sesama anggota Partai Republik untuk memprioritaskan dukungan terhadap agenda Trump, termasuk rencana presiden terpilih untuk menindak tegas imigrasi, menurunkan harga, meningkatkan produksi energi dalam negeri, dan meloloskan undang-undang pajak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Demam Piala Dunia, 13...
Demam Piala Dunia, 13 Anjing Pakai Jersey Timnas Argentina Curi Perhatian di Buenos Aires
Rekomendasi
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Kisah Arga, Mahasiswa...
Kisah Arga, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah yang Raih Penghargaan Berkat Temuan Celah Claude AI
Berita Terkini
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved