Emoh Bantu Ukraina, Israel Takut Senjatanya Jatuh ke Tangan Iran

Jum'at, 23 Juni 2023 - 21:58 WIB
loading...
Emoh Bantu Ukraina,...
Sistem rudal Iron Dome Israel. Foto/Ilustrasi
A A A
TEL AVIV - Israel tidak memasok senjata ke Ukraina sebagian karena kekhawatiran bahwa mereka bisa berakhir di tangan yang salah. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam sebuah wawancara yang dirilis oleh Jerusalem Post.

Ketika diminta untuk mengomentari kebijakan pemerintah mengenai dukungan untuk Kiev di tengah konflik dengan Moskow, Netanyahu berpendapat bahwa Israel dalam situasi yang aneh dibandingkan dengan negara-negara Barat yang telah mengirimkan bantuan militer miliaran dolar ke Ukraina.

“Pertama-tama, kami memiliki perbatasan militer yang dekat dengan Rusia. Pilot kami terbang tepat di sebelah pilot Rusia di atas langit Suriah,” kata perdana menteri Israel itu seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (23/6/2023).

Dia juga menekankan pentingnya mempertahankan kebebasan bertindak terhadap Iran, dengan menyatakan: "sistem apa pun yang kami berikan ke Ukraina dapat digunakan untuk melawan kami karena dapat jatuh ke tangan Iran."

“Itu bukan kemungkinan teoretis. Itu benar-benar terjadi dengan senjata anti-tank Barat yang sekarang kita temukan di perbatasan kita. Jadi kita harus sangat berhati-hati di sini,” kata perdana menteri Israel itu.

Baca Juga: Israel: Senjata AS yang Tertinggal di Afghanistan Mencapai Gaza

Tidak seperti banyak negara Barat, Israel enggan memasok senjata ke Ukraina sejak konflik dengan Rusia dimulai lebih dari setahun lalu. Namun, Israel telah mengirimkan bantuan kemanusiaan dan sistem peringatan dini ke Kiev.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Trump Sebut Iran Sudah...
Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Driver Taksi Ini Simpan...
Driver Taksi Ini Simpan Rahasia Gelap, Nonton Microdrama Midnight Meter di V+Short
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved