5 Fakta Perang Enam Hari: Saat Koalisi Negara Arab Dibantai Habis oleh Tentara Israel

Kamis, 15 Juni 2023 - 19:52 WIB
loading...
5 Fakta Perang Enam...
Pasukan dan kendaraan militer Israel bermanuver di pinggiran Rafah, Jalur Gaza selatan, dalam Perang Enam Hari. Foto/REUTERS/Micha Han/GPO
A A A
KAIRO - Perang Enam Hari atau biasa dikenal Six-Day War menjadi salah satu peperangan yang pernah terjadi antara negara-negara Arab dengan Israel. Kali ini, koalisi tersebut berisikan Mesir, Suriah, hingga Yordania.

Dinamakan ‘Perang Enam Hari’ karena berlangsung selama jangka waktu tersebut, tepatnya 5-10 Juni 1967. Sejarah mencatat Six-Day War ini menjadi kali ketiga Israel berjibaku melawan koalisi negara Arab.

Fakta Perang Enam Hari


Berikut sejumlah fakta terkait Perang Enam Hari atau Six-Day War yang berlangsung antara koalisi negara Arab dengan Israel.

1. Latar Belakang


Six-Day War menjadi salah satu hasil perselisihan terkait berdirinya negara Israel pada 1948. Untuk diketahui, saat itu negara-negara Arab dengan penduduk mayoritas Muslim menentang berdirinya Israel.

Sepanjang riwayatnya, negara-negara melakukan konfrontasi ke negara Yahudi yang baru lahir tersebut. Setelah Perang Israel-Arab I dan Krisis Suez, muncul kembali pertempuran ketiga kalinya yang dikenal sebagai Perang Enam Hari.

Mengutip laman History, pemicu utama Six-Day War adalah sengketa perbatasan antara Israel dan sejumlah negara Arab. Setelahnya, muncul serangkaian pertempuran kecil yang semakin memperumit keadaan.

Tak lama kemudian, Uni Soviet memberi informasi kepada Mesir bahwa Israel sedang memindahkan pasukan ke perbatasan utara dengan Suriah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
1.525 Tentara Lapis...
1.525 Tentara Lapis Baja Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved