Inggris dan AS Tuding Rusia Tembakan Proyektil dari Satelit Luar Angkasa
Jum'at, 24 Juli 2020 - 03:39 WIB
loading...
A
A
A
Amerika Serikat (AS) juga mengutuk tindakan itu, menggambarkan peristiwa itu sebagai uji coba senjata anti-satelit.
Menurut komando luar angkasa AS, Rusia menyuntikkan objek baru ke orbit dari satelit Cosmos 2543.
"Sistem satelit Rusia yang digunakan untuk melakukan uji senjata on-orbit ini adalah sistem satelit yang sama dengan yang kami kemukakan tentang awal tahun ini, ketika Rusia bermanuver di dekat satelit pemerintah AS," kata jenderal Jay Raymond, kepala operasi ruang angkasa Angkatan Udara AS.
"Ini adalah bukti lebih lanjut dari upaya berkelanjutan Rusia untuk mengembangkan dan menguji sistem berbasis ruang angkasa, dan konsisten dengan doktrin militer Kremlin yang diterbitkan untuk menggunakan senjata yang menahan AS dan sekutu aset ruang angkasa dalam bahaya," sambungnya.
AS juga menuduh Rusia melakukan uji coba rudal anti-satelit pada April lalu. (Baca: Diam-diam, Putin Uji Coba Rudal Anti Satelit )
Menurut komando luar angkasa AS, Rusia menyuntikkan objek baru ke orbit dari satelit Cosmos 2543.
"Sistem satelit Rusia yang digunakan untuk melakukan uji senjata on-orbit ini adalah sistem satelit yang sama dengan yang kami kemukakan tentang awal tahun ini, ketika Rusia bermanuver di dekat satelit pemerintah AS," kata jenderal Jay Raymond, kepala operasi ruang angkasa Angkatan Udara AS.
"Ini adalah bukti lebih lanjut dari upaya berkelanjutan Rusia untuk mengembangkan dan menguji sistem berbasis ruang angkasa, dan konsisten dengan doktrin militer Kremlin yang diterbitkan untuk menggunakan senjata yang menahan AS dan sekutu aset ruang angkasa dalam bahaya," sambungnya.
AS juga menuduh Rusia melakukan uji coba rudal anti-satelit pada April lalu. (Baca: Diam-diam, Putin Uji Coba Rudal Anti Satelit )
Lihat Juga :