Sindir Oposisi, Erdogan: Gay Tidak akan Menyusup Kepemimpinan Turki

Senin, 29 Mei 2023 - 15:09 WIB
loading...
Sindir Oposisi, Erdogan:...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang menggambarkan dirinya sebagai pembela nilai-nilai Islam tradisional, sekali lagi menyebut oposisi sebagai “LGBT”.

Dia menegaskan ideologi liberal Barat tidak akan pernah menyusup ke partainya yang berkuasa atau sekutu nasionalisnya.

Dewan Pemilihan Tertinggi Turki mengonfirmasi kemenangan telak Presiden Recep Tayyip Erdogan atas Kemal Kilicdaroglu pada Minggu malam (28/5/2023).

Menjelang pemilu, Erdogan berulang kali menuduh Kilicdaroglu dan sekutunya pro-LGBT, dan menyuarakan tuduhan serupa dalam pidato kemenangannya di depan kerumunan yang gembira di Istanbul.

Mencantumkan faksi-faksi di blok Aliansi Nasional enam partai saingannya, dan partai politik pro-Kurdi, dia bertanya kepada para pendukungnya apakah mereka setuju bahwa CHP, HDP, IYI, dan "beberapa orang kecil di samping mereka" semuanya adalah "LGBT," hingga disambut sorak-sorai penonton yang meriah.

“Tapi bisakah LGBT menyusup ke Partai AK? Bisakah itu menyusup ke MHP? Bisakah itu menyusup ke anggota Aliansi Rakyat lainnya?” Erdogan bertanya secara retoris.

Baca juga: Erdogan Sudah 20 Tahun Berkuasa dan Tak Terkalahkan di Turki

Dia menyatakan koalisinya yang berkuasa dan sekutunya akan selalu membela nilai-nilai tradisional Turki.

“Setiap pemilihan adalah kelahiran kembali bagi kita. Keluarga adalah sakral bagi kita. Tidak ada yang bisa berbicara menentang keluarga. Kekerasan terhadap perempuan dilarang, itu haram,” tegas dia.

Kilicdaroglu bukanlah pendukung hak-hak gay yang blak-blakan, tetapi telah berjanji mengembalikan Konvensi Istanbul jika terpilih.

Ditandatangani oleh 45 negara plus Uni Eropa pada tahun 2011, konvensi tersebut bertujuan memperkuat hukuman bagi kekerasan terhadap perempuan.

Turki menarik diri darinya pada tahun 2021, menyatakan bahwa itu telah "dibajak oleh sekelompok orang yang mencoba menormalkan homoseksualitas".

Ini kemungkinan merujuk pada daftar perjanjian tentang perempuan transgender, yang secara biologis laki-laki, sebagai perempuan.

Banyak pejabat di pemerintahan konservatif Erdogan memandang ideologi LGBTQ sebagai “agama” Amerika dan Eropa yang asing bagi moral Turki.

“Mereka mencoba untuk…melindungi seluruh masyarakat kita dengan nama LGBT,” ujar Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu pada bulan Februari.

Pada rapat umum di bulan April, Erdogan mengatakan kaum muda seharusnya “tidak memandang LGBT ini” dan “tidak menentang pernikahan.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
BTS Bakal Gelar The...
BTS Bakal Gelar The City, London Eye hingga Sungai Thames Disulap Jadi Pusat Perayaan ARMY
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved