Cucu Pendiri Ikhwanul Muslimin Dibebaskan dalam Persidangan Kasus Pemerkosaan Swiss

Kamis, 25 Mei 2023 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Dalam putusannya, pengadilan Jenewa menemukan keterangan Brigitte “umumnya konstan dan terperinci”.

Namun, itu tidak dikuatkan "oleh elemen material apa pun, seperti jejak air mani atau darah, rekaman kamera keamanan dari hotel atau temuan cedera traumatis atau kekerasan ginekologi."

“Tidak ada keraguan bahwa pengadu merasa dia mengalami pengalaman buruk malam itu,” ujar ketua pengadilan, tetapi “keberadaan tekanan ini (...) tidak memungkinkan untuk mengkonfirmasi materialitas dari dugaan fakta.”

Kontroversial di kalangan sekularis yang melihatnya sebagai pendukung Islam politik, Ramadan memperoleh gelar doktor dari Universitas Jenewa, dengan tesis yang berfokus pada kakeknya, Hasan Al Banna yang mendirikan gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir.

Dia adalah seorang profesor studi Islam kontemporer di Oxford dan memegang peran tamu di universitas-universitas di Qatar dan Maroko.

Dia terpaksa mengambil cuti pada tahun 2017 ketika tuduhan pemerkosaan muncul di Prancis pada puncak gerakan "Me Too".

Di Prancis, dia diduga melakukan pemerkosaan terhadap empat perempuan antara 2009 dan 2016.

Kantor kejaksaan Paris meminta rujukannya ke pengadilan pada bulan Juli. Hakim akan memutuskan apakah akan melanjutkan persidangan atau tidak.

Ditanya tentang dampak apa pun yang mungkin ditimbulkan oleh kasus Jenewa terhadap berkas Prancis, pengacaranya Hayat, mengatakan, "Kami hanya berharap putusan ini akan beresonansi."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Maduro Diadili di Pengadilan...
Maduro Diadili di Pengadilan AS untuk Kedua Kalinya sejak Diculik Pasukan Khusus Amerika
Di Negara Paling Damai...
Di Negara Paling Damai di Dunia Ini, Setiap Warganya Memiliki Bunker
Siapa Marius Borg Hoiby?...
Siapa Marius Borg Hoiby? Putra Putri Mahkota Norwegia yang Jadi Terdakwa Kasus Pemerkosaan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved