Di Negara Paling Damai di Dunia Ini, Setiap Warganya Memiliki Bunker

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:10 WIB
loading...
Di Negara Paling Damai...
Di negara paling damai di dunia ini, setiap warganya memiliki bunker. Foto/X/@Ndchien73
A A A
JAKARTA - Pada saat perang sekali lagi menjadi bagian dari realitas global, isu perlindungan sipil kembali menjadi pusat agenda publik. Perang antara Rusia dan Ukraina, perang saudara di Sudan, pertempuran di Kongo timur, dan perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran semuanya menyoroti bagaimana tempat perlindungan dan infrastruktur darurat dapat menjadi masalah kelangsungan hidup bagi jutaan orang.

Namun di samping zona konflik ini terdapat negara-negara di mana perang tampaknya hampir tak terbayangkan. Salah satu yang paling menonjol adalah Swiss — sebuah negara yang terutama dikaitkan dengan netralitas politik, stabilitas, dan isolasi diplomatik, sebuah prinsip yang telah menjadi bagian sentral dari identitas nasionalnya selama berabad-abad. Justru karena alasan itulah muncul pertanyaan yang menarik: bagaimana mungkin negara yang sering dianggap paling netral di dunia ini juga merupakan salah satu negara yang paling terlindungi dalam hal tempat perlindungan dan infrastruktur perlindungan sipil?

Mungkin sulit dipahami, tetapi Swiss kemungkinan adalah satu-satunya negara di dunia yang secara sistematis mempersiapkan diri bahkan untuk skenario perang nuklir, dan di mana setiap warganya yang berjumlah sekitar 9 juta jiwa dijamin memiliki tempat di tempat perlindungan nuklir. Di hampir setiap bangunan tempat tinggal di negara itu — baik di kota maupun desa — turun ke ruang bawah tanah akan memperlihatkan pintu lapis baja yang sangat berat, terkadang setebal puluhan sentimeter. Di balik pintu tersebut terdapat tempat perlindungan nuklir yang dirancang dengan cermat yang dilengkapi dengan filter gas, sistem ventilasi khusus, dan infrastruktur yang dimaksudkan untuk memungkinkan orang tetap berada di dalam untuk jangka waktu yang lama jika terjadi bencana nuklir atau serangan kimia.

Di Negara Paling Damai di Dunia Ini, Setiap Warganya Memiliki Bunker

1. Ada 370.000 Bunker di Swiss

Melansir YNet News, menurut data resmi pemerintah Swiss, saat ini terdapat lebih dari 370.000 tempat perlindungan pribadi di seluruh negeri yang terletak di gedung-gedung perumahan, lembaga publik, dan struktur lainnya, bersama dengan sekitar 5.000 tempat perlindungan publik besar di kota-kota. Secara keseluruhan, tempat-tempat perlindungan tersebut menyediakan ruang aman bagi setiap penduduk negara itu — angka yang tidak biasa dalam skala global yang menjadikan Swiss salah satu negara paling terlindungi di dunia.

Tidak jarang mendaki gunung dan menemukan pintu besi yang terpasang di lereng gunung hijau yang mengarah ke tempat perlindungan beton bertulang. Pemandu wisata sering menjelaskan selama tur bagaimana sistem tempat perlindungan tertanam di seluruh Swiss — di kota-kota, desa-desa, dan di seluruh 26 kanton.


2. Takut jika Konflik Nuklir Eropa Pecah

Salah satu alasan utama jaringan tempat perlindungan yang tidak biasa di Swiss berasal dari Perang Dingin, ketika ketakutan akan konflik nuklir di Eropa menjadi ancaman nyata. Sebagai tanggapan, Swiss memberlakukan undang-undang pertahanan sipil pada tahun 1963 yang mewajibkan setiap bangunan tempat tinggal baru untuk menyertakan tempat perlindungan nuklir standar di ruang bawah tanah, atau alternatifnya membayar ke dana publik yang digunakan untuk membangun tempat perlindungan di daerah tersebut.

Keputusan tersebut tidak hanya didasarkan pada ketakutan tertentu tetapi pada konsep keamanan yang lebih luas bahwa negara harus melindungi tidak hanya militer tetapi juga penduduk sipil. Selama beberapa dekade, tempat perlindungan dibangun di hampir setiap proyek konstruksi baru, secara bertahap menciptakan jaringan luas tempat perlindungan swasta dan publik.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Iran Ancam Serang Pangkalan...
Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Seluruh Negara Timur Tengah
Rekomendasi
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
Pakar Intelijen Ingatkan...
Pakar Intelijen Ingatkan Semua Lembaga Hormati Proses Hukum
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
Berita Terkini
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved