4 Alasan Partai Oposisi Thailand Siap Bangun Pemerintahan Koalisi

Jum'at, 19 Mei 2023 - 11:16 WIB
loading...
4 Alasan Partai Oposisi...
Pemimpin Partai Move Forward (MFP) Pita Limjaroenrat (tengah) bersama pemimpin partai oposisi lainnya siap membentuk pemerintahan koalisi. Foto/Reuters
A A A
BANGKOK - Pemimpin partai reformis Thailand , Partai Move Forward (MFP), yang memenangkan pemilu parlemen mengaku percaya diri bisa membentuk pemerintahan koalisi.

Mereka membangun aliansi bersama tujuh partai lainnya. Selain itu, MFP juga mendekati Partai Pheu Thai yang didukung mantan PM Thaksin Shinawatra.

Berikut 3 alasan partai oposisi Thailand akan membangun pemerintahan koalisi.



1. Membangun Koalisi Oposisi

Pemimpin MFP Pita Limjaroenrat mengatakan, dia berharao membangun koalisi dengan tujuh partai sehingga bisa mengumpulkan sekitar 313 dari 376 suara yang dibutuhkan.

36% suara rakyat Thailand untuk menolak agar MFP tidak beraliansi dengan partai pro-militer yang sudah berkuasa selama 9 tahun. Tapi, MFP tidak menjamin bahwa pemerintahan koalisi akan terbentuk.

Kenapa? Parlemen Thailand terdiri dari 500 kursi di majelis rendah dan 250 anggota Senat yang dipilih militer. Ada kekhawatiran anggota Senat akan menolak pemerintahan baru yang diajukan MFP.

2. Memaksimalkan Momentum

"Tapi, kita mendapatkan momentum," kata Pita.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Gempa Myanmar-Thailand Melebihi 1.600 Orang
USGS Prediksi Jumlah...
USGS Prediksi Jumlah Korban Tewas akibat Gempa Myanmar Lebih dari 10.000 Jiwa
Operasi Penyelamatan...
Operasi Penyelamatan Korban Gempa di Bangkok Berlanjut hingga Sabtu Pagi
Gempa 7,7 Skala Richter...
Gempa 7,7 Skala Richter Guncang Myanmar, Ini 3 Fakta tentang Sesar Sagaing
Korban Gempa Myanmar...
Korban Gempa Myanmar Bertambah, 144 Orang Tewas dan 730 Terluka
Gedung 30 Lantai Roboh...
Gedung 30 Lantai Roboh Akibat Gempa di Bangkok, Pekerja Ungkap Cerita Mengerikan Lolos dari Maut
Gempa Besar 7,7 SR,...
Gempa Besar 7,7 SR, Gedung Pencakar Langit di Bangkok Roboh
Israel Perluas Operasi...
Israel Perluas Operasi Militer di Gaza, Usir Paksa Warga Palestina
PM Australia Albanese...
PM Australia Albanese Jatuh di Panggung saat Kampanye
Rekomendasi
Cara Mengecek Jalan...
Cara Mengecek Jalan Macet atau Tidak Melalui Google Maps, Mudah dan Praktis
Bocah 8 Tahun Terseret...
Bocah 8 Tahun Terseret Ombak Pantai Tiram Padang Pariaman
Sinopsis Sinetron Mencintaimu...
Sinopsis Sinetron Mencintaimu Sekali Lagi Eps 101: Rencana Diam-diam Lingga Pada Emil
Berita Terkini
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
1 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
1 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
2 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
3 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
4 jam yang lalu
Batu Ini Jadi Pengganjal...
Batu Ini Jadi Pengganjal Pintu selama Puluhan Tahun, Ternyata Nilainya Rp18 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Ukraina Bisa...
4 Alasan Ukraina Bisa Runtuh pada 2025, Banyak Kota yang Hancur
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved