Angkut 1.000 Tahanan Perang, Bangkai Kapal Perang Dunia II Jepang Ditemukan di Filipina

Minggu, 23 April 2023 - 05:05 WIB
loading...
A A A
"Kami sangat sadar bahwa itu adalah kuburan, ini adalah kuburan perang untuk sekitar 1.100 orang - baik militer Sekutu maupun warga sipil, tetapi juga awak dan penjaga Jepang," kata Turner.

"Itu diperlakukan dengan hormat yang pantas," imbuhnya.

Tenggelamnya Montevideo Maru adalah bencana maritim terburuk di Australia, menewaskan sekitar 979 warga Australia termasuk sedikitnya 850 tentara.

Silentworld mengatakan warga sipil dari 13 negara lain juga ikut serta, sehingga jumlah total tahanan yang tewas menjadi sekitar 1.060 orang.

Mereka telah ditangkap beberapa bulan sebelumnya oleh pasukan Jepang pada jatuhnya kota pesisir Rabaul di Papua Nugini.

Silentworld mengatakan mereka yang tewas di atas kapal Montevideo Maru termasuk 33 awak kapal barang Norwegia Herstein dan sekitar 20 penjaga dan awak Jepang.

"Negara-negara lain yang terkena dampak tenggelamnya termasuk Inggris, Denmark, Estonia, Finlandia, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Kepulauan Solomon, Swedia dan Amerika Serikat," katanya.

Andrea Williams, seorang warga Australia yang kakek dan paman buyutnya adalah interniran sipil yang tewas di kapal, juga bersama tim yang menemukannya.

"Itu sangat emosional tetapi juga merupakan momen yang sangat membanggakan bisa menemukan bangkai kapal itu," katanya kepada AFP.

Baca Juga: Kasus Mayat WNI Dibuang dalam Tas di Jepang Diselidiki, KBRI Dampingi 3 Tersangka
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved