3 Staf PBB Tewas di Sudan

Minggu, 16 April 2023 - 07:11 WIB
loading...
A A A
"Kami tidak punya listrik," kata seorang dokter Inggris-Sudan yang mengunjungi kerabat di Khartoum kepada BBC.

"Panas. Kami tidak mampu membuka jendela, suaranya memekakkan telinga," imbuhnya.

Saksi mata lain yang berbicara kepada BBC melalui saudara perempuannya yang berbasis di Kenya mengatakan: "Baku tembak masih berlangsung dan orang-orang tinggal di dalam rumah - ada begitu banyak kepanikan dan ketakutan."

Warga tidak menyangka akan terjadi bentrokan, katanya, dan banyak yang terjebak dalam perjalanan, dengan jembatan dan jalan ditutup dan banyak sekolah dikunci.

Inggris, Amerika Serikat (AS), dan Uni Eropa (UE) semuanya menyerukan untuk segera mengakhiri pertempuran. Sekjen PBB telah berbicara dengan Jenderal Burhan dan Jenderal Dagalo, mendesak mereka untuk mengakhiri kekerasan.

Duta Besar AS John Godfrey mengatakan dia terbangun karena suara tembakan dan pertempuran yang sangat mengganggu, dan dia berlindung di tempat bersama tim kedutaan, seperti yang dilakukan orang Sudan di seluruh Khartoum dan di tempat lain.

Kedutaan Rusia juga prihatin dengan "peningkatan kekerasan" dan mendesak gencatan senjata, lapor Reuters.

Baca Juga: 6 Warga Sipil Tewas dalam Bentrok Bersenjata di Omdurman Sudan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Langka, Korsel Protes...
Langka, Korsel Protes Amerika soal Jet Tempur AS dan China Nyaris Bentrok
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Jenderal Zhang Disingkirkan,...
Jenderal Zhang Disingkirkan, Tak Ada Lagi Jenderal China yang Berani pada Xi Jinping
Xi Jinping dan Krisis...
Xi Jinping dan Krisis Komando PLA: Kasus Zhang Youxia Ungkap Konflik Internal China
Ingin Jadi Presiden...
Ingin Jadi Presiden Abadi, Xi Jinping Singkirkan Semua Jenderal yang Menghalangi
Konvoi Bobotoh Ricuh!...
Konvoi Bobotoh Ricuh! Bentrok Pecah di Sejumlah Kota
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Iran Bombardir Kompleks...
Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel
Rekomendasi
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved