Kepala HAM PBB Khawatirkan Ketegangan di Sudan

Minggu, 09 April 2023 - 17:35 WIB
loading...
A A A
Tanggal 6 April adalah tanggal simbolis bagi oposisi sipil Sudan, peringatan pemberontakan pada tahun 1985 dan 2019 yang akhirnya menggulingkan dua pemimpin yang telah merebut kekuasaan melalui kudeta.

Baca juga: Korban Tewas Perang Suku di Sudan Tembus 200 Orang

Sudan masih diperintah oleh seorang pemimpin militer, Jenderal Abdel Fattah Al-Burhan, yang mengambil alih kekuasaan dalam kudeta Oktober 2021, membatalkan transisi ke pemerintahan sipil yang disepakati setelah penggulingan Jenderal Omar Bashir pada 2019, yang merebut kekuasaan dalam kudeta 1989.

Turk mendesak semua pihak untuk bekerja sama untuk menghindari penundaan lebih lanjut dalam penandatanganan kesepakatan untuk transisi ke pemerintahan sipil, sementara juga meminta non-penandatangan untuk bergabung dalam proses tersebut.

“Saya mendesak pihak berwenang untuk memastikan bahwa hak rakyat atas kebebasan berekspresi dan berkumpul secara damai dihormati sepenuhnya dan bahwa pasukan keamanan secara jelas diinstruksikan untuk menanggapi demonstrasi sesuai dengan hukum dan standar hak asasi manusia,” katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Jerman Ditahan Paraguay...
Jerman Ditahan Paraguay hingga Extra Time, Laga Berlanjut ke Adu Penalti
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved