Kepala HAM PBB Khawatirkan Ketegangan di Sudan

Minggu, 09 April 2023 - 17:35 WIB
loading...
Kepala HAM PBB Khawatirkan...
Ilustrasi
A A A
JENEWA - Kepala Hak Asasi Manusia PBB , Volker Turk telah menyuarakan kewaspadaan atas situasi tegang di Sudan . Ia mendesak semua pihak melipatgandakan upaya mereka untuk memulihkan pemerintahan yang dipimpin sipil.

Aktivis pro-demokrasi di Sudan berbaris melawan tentara dan paramiliter pada Kamis (6/4/2023) ketika oposisi sipil menandai peringatan penting dalam perjuangan puluhan tahun melawan pemerintahan militer dengan protes baru.

Baca juga: Hamas Kutuk Keras Normalisasi Hubungan Sudan-Israel

Penundaan baru untuk penandatanganan kesepakatan guna memulihkan transisi ke pemerintahan sipil, yang telah dijadwalkan ulang pada hari Kamis, mendorong oposisi sipil untuk menyerukan protes nasional. Turki mendesak semua pihak untuk mengurangi ketegangan dan menahan diri dari kekerasan.

“Negara ini berada di titik yang menentukan. Banyak pekerjaan telah dilakukan dan banyak langkah positif diambil menuju penandatanganan kesepakatan akhir – semua upaya sekarang harus dilakukan untuk mengembalikan transisi politik ke jalan yang benar,” ujar Turk, seperti dikutip dari AFP.

Tanggal 6 April adalah tanggal simbolis bagi oposisi sipil Sudan, peringatan pemberontakan pada tahun 1985 dan 2019 yang akhirnya menggulingkan dua pemimpin yang telah merebut kekuasaan melalui kudeta.

Baca juga: Korban Tewas Perang Suku di Sudan Tembus 200 Orang

Sudan masih diperintah oleh seorang pemimpin militer, Jenderal Abdel Fattah Al-Burhan, yang mengambil alih kekuasaan dalam kudeta Oktober 2021, membatalkan transisi ke pemerintahan sipil yang disepakati setelah penggulingan Jenderal Omar Bashir pada 2019, yang merebut kekuasaan dalam kudeta 1989.

Turk mendesak semua pihak untuk bekerja sama untuk menghindari penundaan lebih lanjut dalam penandatanganan kesepakatan untuk transisi ke pemerintahan sipil, sementara juga meminta non-penandatangan untuk bergabung dalam proses tersebut.

“Saya mendesak pihak berwenang untuk memastikan bahwa hak rakyat atas kebebasan berekspresi dan berkumpul secara damai dihormati sepenuhnya dan bahwa pasukan keamanan secara jelas diinstruksikan untuk menanggapi demonstrasi sesuai dengan hukum dan standar hak asasi manusia,” katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
PBB Hampir Kolaps, AS...
PBB Hampir Kolaps, AS Janji Segera Bayar Tunggakan Iuran Rp33,6 Triliun
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Berita Terkini
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved