Kirim Peringatan Serius ke Taiwan, 71 Jet Tempur China Terabas Garis Median

Minggu, 09 April 2023 - 11:48 WIB
loading...
Kirim Peringatan Serius...
71 jet tempur China terabas garis media Selat Taiwan selama hari pertama latihan militer. Foto/Ilustrasi
A A A
TAIPEI - Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan setidaknya 71jet tempurdan sembilan kapal China melintasi garis media Selat Taiwan pada Sabtu pagi. Itu adalah hari pertama China menggelar latihan militer yang disebutnya sebagai peringatan serius untuk Taiwan.

Latihan militer itu dilakukan hanya beberapa hari setelah presiden Taiwan Tsai Ing-wen bertemu dengan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) di Los Angeles.

China sebagai balasannya mengeluarkan peringatan ke pulau yang diklaimnya sebagai wilayahnya sendiri itu.

β€œIni adalah peringatan serius bagi pasukan separatis kemerdekaan Taiwan dan kolusi dan provokasi pasukan eksternal, dan ini adalah tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas wilayah,” kata Komando Teater Timur tentara China dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pihaknya melihat 71 pesawat China dan sembilan kapal melintasi garis median – yang berfungsi sebagai penghalang tidak resmi antara kedua belah pihak – pada pukul 16.00 waktu setempat pada hari Sabtu.

Baca Juga: Murka, China Mulai Latihan Pengepungan Taiwan

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan China menggunakan kunjungan Tsai ke AS sebagai alasan untuk melakukan latihan militer, yang telah merusak perdamaian, stabilitas, dan keamanan regional secara serius.

"Militer akan merespons dengan sikap tenang, rasional dan serius untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan keamanan nasional," kata Kementerian Pertahanan Taiwan seperti dilansir dari Independent, Minggu (9/4/2023).

Kementerian Pertahanan Taiwan juga mengatakan mengutuk tindakan irasional dan menambahkan akan mempertahankan keamanan nasional dengan kesiapan tempur yang solid.

Selain latihan, China juga telah memberlakukan sanksi baru terhadap AS sebagai pembalasan atas pertemuan McCarthy dengan presiden Taiwan.

Sanksi yang diumumkan pada hari Jumat berlaku untuk duta besar de facto Taiwan untuk AS, Perpustakaan Kepresidenan Ronald Reagan dan Institut Hudson, sebuah think tank Washington yang menampung Presiden Tsai Ing Wen di New York dan memberinya penghargaan kepemimpinan.

Baca Juga: China Kirim 3 Kapal Perang Kepung Taiwan untuk Hari Kedua

Kementerian Luar Negeri China mengatakan kedua organisasi itu diberi sanksi karena menyediakan platform dan kenyamanan untuk kegiatan separatis Taiwan.

Dikatakan lembaga-lembaga China dilarang bekerja sama atau berhubungan dengan mereka.

Kementerian tersebut juga memberikan sanksi kepada Sarah May Stern, ketua dewan direksi Hudson Institute, John P Walters, direktur institut, John Heubusch, mantan direktur eksekutif Reagan Foundation, dan Joanne M Drake, kepala administrator yayasan.

China telah melarang para pejabat ini memasuki negara itu dan membekukan semua properti mereka di negara itu.

Putaran sanksi terpisah menargetkan duta besar de facto Taiwan untuk AS. Beijing telah melarang Hsiao Bi-khim dan anggota keluarganya memasuki daratan, Hong Kong, dan Makau.

Baca Juga: China Sanksi Duta Besar de Facto Taiwan untuk AS
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved