Sebabkan Kepunahan Umat Manusia, Presiden Uganda Sebut Homoseks Lebih Berbahaya dari Narkoba

Rabu, 05 April 2023 - 03:27 WIB
loading...
A A A
Pada bulan Maret, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) John Kirby memperingatkan Uganda tentang kemungkinan "dampak" ekonomi jika negara tersebut mengesahkan RUU Anti-Homoseksualitasnya, yang memberikan hukuman berat bagi perwakilan LGBTQ+.

Baca Juga: Uganda Akan Hukum Mati LGBT, PBB Resah, AS Ancam Sanksi

Dalam nada yang sama, minggu lalu, saat tinggal di Accra - Ibu Kota Ghana - Wakil Presiden AS Kamala Harris, melakukan pembicaraan dengan pemimpin negara itu, Nana Akufo-Addo, tentang hak-hak gay dan membahas Promosi Hak Seksual Manusia RUU Hak dan Nilai Keluarga Ghana, yang sedang diperdebatkan di badan legislatif dan menyiratkan akuntabilitas hukum bagi mereka yang mengidentifikasi sebagai LGBTQ+ atau mengadvokasi hak LGBTQ+.

Pada saat itu, Anggota Parlemen Ghana Samuel George, sponsor RUU anti-LGBTQ+ Ghana, mengkritik pernyataan Harris tentang undang-undang tersebut. Ia mengatakan bahwa Harris tidak memiliki "hak moral" untuk berbicara tentang masalah hak asasi manusia di negara Afrika Barat sementara ada kekerasan senjata di negara asalnya.

"Apakah menurut Anda Parlemen Ghana akan dipandu oleh pendapat wakil presiden negara yang merupakan salah satu pelanggar hak asasi manusia terbesar? Tolong," kata George, saat berbicara di radio lokal.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
Israel akan Gelar Acara...
Israel akan Gelar Acara LGBTQ Terbesar di Timur Tengah
Memalak Rp17 Triliun...
Memalak Rp17 Triliun dan Wanita Tercantik Turki sebagai Istri, Siapa Sosok Jenderal Uganda Ini?
Lagi, Jenderal Uganda...
Lagi, Jenderal Uganda Janji Kerahkan 100.000 Tentara Bela Israel dan 500.000 Pemuda untuk Rebut Teheran
Pro-Zionis, Jenderal...
Pro-Zionis, Jenderal Tertinggi Uganda Sesumbar Gabung Perang Jika Israel Dikalahkan Iran
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Venezuela Masih Mencekam...
Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah
Rekomendasi
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Berita Terkini
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Infografis
Hizbullah Klaim Tewaskan...
Hizbullah Klaim Tewaskan Lebih dari 70 Tentara Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved