Kejam! Ayah Hukum Bocah 11 Tahun Main Game 17 Jam Tanpa Tidur

Minggu, 19 Maret 2023 - 13:30 WIB
loading...
Kejam! Ayah Hukum Bocah...
Seorang ayah di China menghukum anaknya yang berusia 11 tahun main game 17 jam non-stop. Foto/Metro
A A A
BEIJING - Seorang ayah di China memberikan hukuman yang diluar nalar setelah mendapati anaknya menggunakan ponselnya di tempat tidur. Ia memberikan hukuman kepada sang anak 17 jam non-stop bermain game tanpa tidur.

Bocah laki-laki di Chenzen, China, mengatakan sang ayah menggedor pintu kamarnya jam 1 pagi saat dia tengah bermain ponsel dan menyeretnya keluar dari balik selimut.

Sang ayah, yang disebut hanya sebagai Huang, memutuskan untuk memberikan hukuman yang kejam alih-alih menyita telepon.

Baca Juga: Rusia, Iran, dan China Berlatih Bersama Hancurkan Bajak Laut

Rekaman menunjukkan bocah yang tampak kepayahan dengan masih menggunakan piayamanya tampak kaget dan bangun untuk terus bermian setelah terkantuk-kantuk di kursinya.

Dalam catatan yang menyentuh hati, bocah itu menulis: "Jadi ayah saya tahu. Kemudian ayah saya menghukum saya."

"Biarkan aku cukup bermain. Main sampai muntah," katanya.

Baca Juga: Jerman Rencanakan Kunjungan Tingkat Tertinggi ke Taiwan

"Ya, saya dibangunkan beberapa kali. Ini akan menjadi sepanjang hari. Dari jam 1 pagi sampai jam 6 sore. Baru bermain selama 17 jam," sambungnya seperti dikutip dari Metro, Minggu (19/3/2023).

Sang ayah hanya akan mencabut hukuman ketika putranya menangis dan menyetujui perjanjian baru yang membatasi waktu bermainnya.

Dia memfilmkan pelajaran tersebut dan membagikannya di Douyin – aplikasi TikTok versi China – mengklaim dia hanya melakukannya sebagai upaya terakhir dan menyarankan orang tua lain untuk tidak melakukannya.

Baca Juga: Rusia Bantu Program Senjata Nuklir China, AS Merasa Terancam
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Tips Ngemil sebelum...
Tips Ngemil sebelum Tidur Tanpa Menaikkan Berat Badan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved