Mei, Batch Pertama Tank Leopard 1 Akan Tiba di Ukraina
Minggu, 12 Maret 2023 - 09:15 WIB
loading...
Mei, batch pertama tank Leopard 1 akan tiba di Ukraina. Foto/Ilustrasi
A
A
A
KOPENHAGEN - Batch pertama bantuan tank Leopard 1 akan tiba di Ukraina pada musim semi ini. Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan Denmark Troels Lund Poulsen.
Poulsen mengatakan kepada wartawan di Kopenhagen bahwa dia mengunjungi fasilitas produksi perusahaan Flensburger Fahrzeugbau Gesellschaft untuk memastikan bahwa pekerjaan persiapan tank Leopard 1 untuk Ukraina sedang berjalan.
Menteri Denmark menambahkan bahwa dia bangga atas sumbangan yang besar dan penting dari Denmark serta negara-negara lain demi perjuangan Ukraina untuk kebebasannya seperti dikutop dari Anadolu, Minggu (12/3/2023).
Baca Juga: Ukraina Klaim Pertempuran Bakhmut Hancurkan Unit Militer Terbaik Rusia
Poulsen berharap angkatan bersenjata Ukraina akan menerima 80 tank pertama pada akhir musim semi.
“Kami berharap dapat mengirimkan 80 hingga 90 tank selama tahun 2023. Mereka akan dikirim terus menerus, karena mereka perlu disertakan dalam kegiatan pelatihan dengan tentara Ukraina," ujarnya.
"Oleh karena itu, kami percaya bahwa mereka akan dikirim dalam jumlah besar dari sekitar awal Mei hingga akhir tahun," kata Poulsen seperti dikutip dari Sputnik.
Poulsen mengatakan kepada wartawan di Kopenhagen bahwa dia mengunjungi fasilitas produksi perusahaan Flensburger Fahrzeugbau Gesellschaft untuk memastikan bahwa pekerjaan persiapan tank Leopard 1 untuk Ukraina sedang berjalan.
Menteri Denmark menambahkan bahwa dia bangga atas sumbangan yang besar dan penting dari Denmark serta negara-negara lain demi perjuangan Ukraina untuk kebebasannya seperti dikutop dari Anadolu, Minggu (12/3/2023).
Baca Juga: Ukraina Klaim Pertempuran Bakhmut Hancurkan Unit Militer Terbaik Rusia
Poulsen berharap angkatan bersenjata Ukraina akan menerima 80 tank pertama pada akhir musim semi.
“Kami berharap dapat mengirimkan 80 hingga 90 tank selama tahun 2023. Mereka akan dikirim terus menerus, karena mereka perlu disertakan dalam kegiatan pelatihan dengan tentara Ukraina," ujarnya.
"Oleh karena itu, kami percaya bahwa mereka akan dikirim dalam jumlah besar dari sekitar awal Mei hingga akhir tahun," kata Poulsen seperti dikutip dari Sputnik.
Lihat Juga :