Rumah Sakit Aleppo Kewalahan Tampung Korban Gempa Bumi

Kamis, 16 Februari 2023 - 19:58 WIB
loading...
A A A
Dia bersyukur untuk satu hal: "Tuhan menyelamatkan ponsel saya demi mengingat mereka, jadi setidaknya saya bisa melihat foto mereka setiap kali saya merindukan mereka."

"Saya masih tidak percaya apa yang terjadi pada saya. Terkadang saya merasa seperti mimpi buruk, mimpi buruk. Itu tidak mungkin menjadi kenyataan," ucapnya.

Puluhan ribu orang kini tinggal di gereja, masjid atau di ruang publik dan taman setelah kehilangan rumah.

Mereka memberi tahu bahwa selama perang saudara di negara itu, yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade, mereka hampir berharap kehilangan orang yang mereka cintai atau harta benda.

Tapi gempa itu sangat tak terduga. Bencana itu melanda saat mereka tidur, membawa gelombang penderitaan baru yang mereka rasa bahkan lebih sulit untuk ditanggung.

Pemerintah Suriah mengatakan upaya bantuannya terhambat oleh sanksi ekonomi yang diberlakukan negara-negara Barat sebagai tanggapan atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia dan pelanggaran lain yang dilakukan selama perang saudara 12 tahun di negara itu.

AS, Inggris, dan Uni Eropa menyangkal hal ini, dengan mengatakan perdagangan barang-barang penting dan bantuan kemanusiaan dikecualikan dari sanksi.

Namun, meskipun ekspor pasokan medis ke Suriah tidak secara khusus disetujui, bank-bank internasional dan regional yang takut dihukum oleh otoritas Barat di masa lalu enggan untuk menyetujui transaksi keuangan yang dibutuhkan oleh warga Suriah untuk membelinya.

Baca: Bantu Korban Gempa, UEA Buka RS Lapangan Terbesar di Turki

Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad menyerukan pencabutan semua "tindakan pemaksaan sepihak" selama pertemuan dengan Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Geir Pedersen, seperti dilaporkan kantor berita negara Suriah Sana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Ngeri! Baku Tembak 2...
Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas
Rekomendasi
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Infografis
Mengenal Palung Filipina,...
Mengenal Palung Filipina, Zona Gempa M7,6 Pemicu Tsunami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved