Aksi Protes Pembunuhan Aktivis di Atlanta Berubah Jadi Kerusuhan

Minggu, 22 Januari 2023 - 13:48 WIB
loading...
Aksi Protes Pembunuhan Aktivis di Atlanta Berubah Jadi Kerusuhan
Sebuah mobil polisi dibakar saat aksi protes pembunuhan aktivis di Atlanta berubah menjadi kerusuhan. Foto/Reuters
A A A
ATLANTA - Aksi protes di Atlanta, Amerika Serikat (AS) berubah menjadi kerusuhan ketika para demonstran membakar mobil polisi dan menghancurkan jendela-jendela bangunan.

Demonstran berkumpul untuk memprotes pembunuhan seorang aktivis oleh penegak hukum pada hari Rabu lalu. Itu terjadi selama penggerebekan untuk membersihkan lokasi konstruksi fasilitas pelatihan keselamatan publik yang oleh para aktivis dicemooh dengan julukan "Kota Polisi".

"Demonstrasi awalnya berjalan dengan damai, namun kemudian tiba-tiba berubah menjadi kerusuhan dengan beberapa pengunjuk rasa melemparkan kembang api dan batu serta menghancurkan jendela gedung dengan palu," menurut seorang saksi kepada Reuters, Minggu (22/1/2023).

Baca: Jahatnya Pasangan Gay Ini, Adopsi 2 Anak Lelaki untuk Pemuas Nafsu

Saat polisi bergerak menuju demonstrasi, kerusuhan dengan cepat mereda tanpa ada yang terluka. Seorang fotografer Reuters melihat seorang pengunjuk rasa yang membawa spanduk diborgol oleh penegak hukum.

Para demonstran memprotes insiden yang terjadi pada hari Rabu lalu, ketika Manuel Teran (26), berada di dalam tenda dan tidak mematuhi "perintah lisan" petugas saat penegak hukum membersihkan Taman Rakyat Weelaunee. Beberapa aktivis telah berkemah di sana sejak tahun lalu untuk memprotes fasilitas tersebut.

Menurut Biro Investigasi Georgia (GBI), Teran menembak seorang polisi negara bagian dan ditembak mati oleh petugas yang membalas tembakan.

Baca: Pilot AS Ini Tembak Jatuh 4 Jet MiG Soviet dalam 35 Menit, Merahasiakannya Selama 50 Tahun

Pada hari Jumat, GBI merilis foto pistol yang menurut polisi dimiliki Teran pada saat penembakan terjadi.

Para penentang proyek senilai USD90 juta di selatan Atlanta, yang akan dibangun oleh Yayasan Polisi Atlanta, mengatakan pembangunan itu akan menyebabkan kerusakan ratusan hektar hutan dan sangat merusak lingkungan.
(ian)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2601 seconds (11.210#12.26)