Ini Kapal Monster China yang Ditakuti Filipina

Senin, 08 Juli 2024 - 17:20 WIB
loading...
Ini Kapal Monster China...
Kapal penjaga pantai China memiliki kapal monstren yang ditakuti Filipina. Foto/CNN
A A A
MANILA - China menambatkan salah satu dari dua kapal penjaga pantai “monster” miliknya di dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Filipina pekan lalu dalam apa yang disebut oleh pejabat Filipina sebagai tindakan “intimidasi” dalam sengketa wilayah yang sedang berlangsung antara Beijing dan Manila di Laut China Selatan. .

Juru bicara Penjaga Pantai Filipina Jay Tarriela mengatakan kapal Penjaga Pantai China CCG-5901 berlabuh di dekat Sabina Shoal di Kepulauan Spratly, 130 kilometer barat laut pulau Palawan di Filipina pada tanggal 3 Juli, jauh di dalam ZEE Manila sepanjang 230 mil.

Dengan bobot berbobot 12.000 ton dan panjang 541 kaki, CCG-5901 berukuran tiga kali lebih besar dari kapal patroli utama Penjaga Pantai Amerika Serikat, National Security Cutters – yang membuat banyak pengamat menyebut kapal China tersebut sebagai “The Monster.”

Saat berada di Sabina Shoal, kapal China berlabuh dalam jarak 800 yard dari salah satu kapal terbaru dan terbesar Penjaga Pantai Filipina yang sebelumnya dikerahkan ke wilayah tersebut, kata Tarriela dalam sebuah pos di X.

CCG-5901 berukuran lima kali lebih besar dari kapal Filipina, BRP Teresa Magbanua.

“Ini adalah intimidasi dari pihak Penjaga Pantai Tiongkok,” kata Tarriela dalam sebuah forum pada hari Sabtu, menurut laporan Reuters.

Namun dia mengatakan Filipina tidak akan menarik kembali klaimnya di Laut Cina Selatan.

“Kami tidak akan mundur, dan kami tidak akan terintimidasi,” tambah Tarriela.

CNN telah meminta pihak berwenang China untuk mengomentari klaim Filipina.

China mengklaim “kedaulatan yang tak terbantahkan” atas hampir seluruh Laut Cina Selatan, dan sebagian besar pulau serta gundukan pasir di dalamnya, termasuk banyak wilayah yang berjarak ratusan mil dari daratan China. Berbagai negara, termasuk Manila, memiliki klaim yang saling bersaing.

Pada tahun 2016, pengadilan internasional di Den Haag memenangkan Filipina dalam sengketa penting, yang menyimpulkan bahwa China tidak memiliki dasar hukum untuk mengklaim hak bersejarah atas sebagian besar Laut China Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Menang atas Ekuador...
Menang atas Ekuador di Piala Dunia, Suporter Meksiko Ricuh Tewaskan 4 Orang
Rekomendasi
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
Berita Terkini
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved