Selalu Diprediksi Kalah pada Pemilu Presiden, Biden Tidak Lagi Percaya Poling

Minggu, 07 Juli 2024 - 16:40 WIB
loading...
Selalu Diprediksi Kalah...
Presiden AS Joe Biden tidak lagi percaya poling. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan dia tidak menerima data jajak pendapat yang menunjukkan penurunan dukungan.

Itu diungkapkan Biden berbicara dalam wawancara yang disiarkan televisi ABC. Selama wawancara tersebut, pembawa acara ABC George Stephanopoulos berkata: "Presiden Biden, saya belum pernah melihat presiden dengan persetujuan 36% terpilih kembali.”

Biden menjawab: “Saya rasa itu bukan peringkat persetujuan saya. Jajak pendapat kami tidak menunjukkan hal itu,” tanpa menyebutkan data jajak pendapat mana yang ia andalkan.

Jajak pendapat New York Times/Siena College melaporkan bahwa 36% pemilih menyetujui cara Biden 'menangani pekerjaannya sebagai presiden'. Mengenai niat pemilih, survei yang sama menunjukkan Trump unggul atas Biden dengan 49% berbanding 43%, memperlebar selisih dari keunggulan 3 poin sebelum debat.

“Dengar, Anda tahu jajak pendapat lebih baik dari siapa pun. Apakah menurut Anda data jajak pendapat masih seakurat dulu?” pemimpin AS itu menangkisnya ketika Stephanopoulos bersikeras bahwa Biden sudah dekat namun masih mendukung Trump bahkan sebelum berdebat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Infografis
Presiden Joe Biden Mundur...
Presiden Joe Biden Mundur dari Pilpres Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved