Melanggar HAM, AS Sanksi Pejabat China

Jum'at, 10 Juli 2020 - 00:07 WIB
Sanksi AS itu diumumkan di tengah ketegangan yang sudah tinggi antara Washington dan Beijing atas penanganan China terhadap pandemi virus Corona dan cengkeramannya yang semakin ketat di Hong Kong.

Kedutaan China di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait hal ini.

PBB memperkirakan bahwa lebih dari satu juta Muslim telah ditahan di kamp-kamp di wilayah Xinjiang.

Namun, China membantah penganiayaan terhadap kelompok minoritas Uighur. China mengatakan kamp-kamp itu menyediakan pelatihan kejuruan dan diperlukan untuk memerangi ekstremisme.

China mengancam akan memberikan balasan setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani undang-undang menyerukan sanksi atas penindasan warga Uighur China pada bulan Juni lalu.(Baca: Trump Teken UU Sanksi China Terkait Pelanggaran HAM Muslim Uighur )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!