Boris Johnson Ungkap Jerman Minta Ukraina Menyerah pada Rusia
Kamis, 24 November 2022 - 11:31 WIB
Johnson melanjutkan dengan mengatakan bahwa kepemimpinan Prancis menolak sampai saat terakhir pada rencana Rusia untuk mengirim pasukan ke Ukraina, sementara otoritas Italia hanya mengatakan bahwa mereka tidak dapat mendukung posisi yang dianut oleh negara negara-negara Barat lain, mengingat ketergantungan besar mereka pada energi Moskow.
Namun, Johnson mengatakan negara-negara Barat dengan cepat berkumpul di sekitar Kiev setelah permusuhan skala besar pecah.
“Setelah semua kecemasan saya...Saya menghargai cara Uni Eropa bertindak. Mereka telah bersatu. Sanksinya berat," katanya.
Sementara itu, Jerman dengan marah menolak klaim Boris Johnson.
Seorang juru bicara untuk Kanselir Jerman Olaf Scholz menolak klaim Johnson dengan pernyataan diplomatis.
“Kita tahu bahwa mantan perdana menteri yang sangat menghibur selalu memiliki hubungan yang unik dengan kebenaran; kasus ini tidak terkecuali,” kata juru bicara tersebut, seperti dikutip The Guardian, Kamis (24/11/2022).
Namun, Johnson mengatakan negara-negara Barat dengan cepat berkumpul di sekitar Kiev setelah permusuhan skala besar pecah.
“Setelah semua kecemasan saya...Saya menghargai cara Uni Eropa bertindak. Mereka telah bersatu. Sanksinya berat," katanya.
Sementara itu, Jerman dengan marah menolak klaim Boris Johnson.
Seorang juru bicara untuk Kanselir Jerman Olaf Scholz menolak klaim Johnson dengan pernyataan diplomatis.
“Kita tahu bahwa mantan perdana menteri yang sangat menghibur selalu memiliki hubungan yang unik dengan kebenaran; kasus ini tidak terkecuali,” kata juru bicara tersebut, seperti dikutip The Guardian, Kamis (24/11/2022).
Lihat Juga :