AS-Korsel-Jepang Jalin Kerja Sama Militer, Korut Kesal
Minggu, 03 Juli 2022 - 11:42 WIB
“Kepala eksekutif AS, Jepang dan Korea Selatan menyatukan kepala mereka untuk berkonfrontasi dengan (Korea Utara) dan membahas tindakan pencegahan militer gabungan yang berbahaya terhadapnya termasuk peluncuran latihan militer gabungan tripartit,” kata pernyataan itu.
Korea Utara memandang latihan militer yang dipimpin AS di kawasan itu, terutama yang dilakukan dengan tetangganya Korea Selatan, sebagai latihan invasi, meskipun Washington dan Seoul telah berulang kali mengatakan mereka tidak berniat menyerang Pyongyang.
Pernyataan Korea Utara juga menuduh Amerika Serikat melebih-lebihkan desas-desus tentang ancaman Korea Utara untuk memberikan alasan untuk mencapai supremasi militer di kawasan Asia-Pasifik termasuk Semenanjung Korea.
Selama pertemuan trilateral baru-baru ini, Presiden AS Joe Biden mengatakan dia “sangat prihatin” tentang uji coba rudal balistik Korea Utara yang terus berlanjut dan rencana nyata untuk melakukan uji coba nuklir.
Baca juga: Korea Utara Sebut Tawaran Bantuan Kemanusiaan AS Bermotif Politik
Sedangkan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengatakan pentingnya kerja sama trilateral telah berkembang dalam menghadapi program nuklir canggih Korea Utara, sementara Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan latihan anti-rudal bersama akan penting untuk mencegah ancaman Korea Utara.
Korea Utara memandang latihan militer yang dipimpin AS di kawasan itu, terutama yang dilakukan dengan tetangganya Korea Selatan, sebagai latihan invasi, meskipun Washington dan Seoul telah berulang kali mengatakan mereka tidak berniat menyerang Pyongyang.
Pernyataan Korea Utara juga menuduh Amerika Serikat melebih-lebihkan desas-desus tentang ancaman Korea Utara untuk memberikan alasan untuk mencapai supremasi militer di kawasan Asia-Pasifik termasuk Semenanjung Korea.
Selama pertemuan trilateral baru-baru ini, Presiden AS Joe Biden mengatakan dia “sangat prihatin” tentang uji coba rudal balistik Korea Utara yang terus berlanjut dan rencana nyata untuk melakukan uji coba nuklir.
Baca juga: Korea Utara Sebut Tawaran Bantuan Kemanusiaan AS Bermotif Politik
Sedangkan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengatakan pentingnya kerja sama trilateral telah berkembang dalam menghadapi program nuklir canggih Korea Utara, sementara Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan latihan anti-rudal bersama akan penting untuk mencegah ancaman Korea Utara.
Lihat Juga :