Bom Guncang Yangon Myanmar, 1 Tewas dan 9 Terluka

Rabu, 01 Juni 2022 - 01:13 WIB
Tim informasi junta dalam sebuah pernyataan megatakan seorang pria berusia 30-an meninggal karena luka-lukanya setelah dibawa ke rumah sakit dan sembilan lainnya menerima perawatan.

"Ledakan itu berasal dari ranjau buatan sendiri," katanya, menyalahkan serangan itu pada pejuang "Angkatan Pertahanan Rakyat" - kelompok yang bermunculan untuk melawan tindakan keras berdarah militer terhadap perbedaan pendapat.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Sebuah pemerintahan bayangan yang didominasi oleh anggota parlemen dari partai terguling Aung San Suu Kyi, dan yang bekerja untuk memutarbalikkan kudeta, mengutuk ledakan itu.

"Kami mengutuk keras tindakan teroris yang menargetkan warga sipil ini," kata kementerian pertahanannya dalam sebuah pernyataan.

Di seluruh Myanmar, hampir setiap hari terjadi pembunuhan terhadap pejabat tingkat rendah junta atau orang yang diduga sebagai informan, dengan rincian yang tidak jelas dan pembalasan dari militer sering mengikuti dengan cepat.

Baca juga: Junta Myanmar Buka Kembali Perbatasan untuk Turis Asing

Dalam sebuah pernyataan terpisah, junta mengatakan sebuah pemboman di Nawnghkio di negara bagian Shan utara telah menewaskan kepala sekolah sebuah sekolah dasar dan melukai tujuh orang lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!