AS Sangkal Bantu Ukraina Habisi Jenderal Rusia

Jum'at, 06 Mei 2022 - 16:14 WIB
"Ini adalah negara mereka, wilayah mereka, dan mereka memiliki kemampuan pengumpulan intelijen yang mumpuni. Ukraina menggabungkan informasi yang kami dan mitra lain berikan dengan intelijen yang mereka kumpulkan sendiri di medan perang. Dan kemudian mereka membuat keputusan sendiri, dan mereka mengambil tindakan mereka sendiri," tuturnya.

Informasi intelijen yang diberikan AS ke Ukraina telah menjadi bagian penting dari kemampuan Ukraina untuk mencegah Rusia menduduki Ibu Kota Kiev dan menahan pasukan Rusia di Donbas.

"Kami masih akan menilai bahwa Ukraina melakukan perlawanan yang sangat keras dan bahwa Rusia belum membuat kemajuan yang kami yakini mereka harapkan pada titik ini di Donbas," ujar Kirby.

Menyusul perjalanan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin ke Ukraina dengan Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Austin mengatakan AS ingin Ukraina melemahkan militer Rusia ke titik di mana mereka tidak dapat melakukan operasi militer serupa.

Baca juga: Evakuasi Warga Sipil di Pabrik Baja Azovstal, Rusia Umumkan Gencatan Senjata

"Kami ingin melihat Rusia melemah hingga tidak dapat melakukan hal-hal seperti yang telah dilakukannya dalam menginvasi Ukraina," kata Austin kepada wartawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!